Dua Organisasi Kemahasiswaan Di Lingkup Kota Tidore Gelar Aksi Kecam Terorisme

/ Selasa, 15 Mei 2018 / 00.56
Dua Organisasi Kemahasiswaan Lakukan Aksi Kecam Teroris

TIDORE – Maraknya aksi terorisme yang bermunculan di Kota Surabaya ahir-ahir ini tidak hanya memunculkan keprihatinan di kalangan masyarakat pulau Jawa, melainkan hal yang sama ditunjukan oleh sejumlah element organisasi kemahasiswaan yang berada di bagian Timur Indonesia antara lain di Kota Tidore kepulauan Propinsi Maluku Utara. Selasa. (15/5/2018)

Dua organisasi kemahasiswaan yang melakukan aksi ini antara lain Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tidore dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Universitas Bumi Hijrah Kota Tidore Kepulauan.

Melaui aksi damai ke dua elemen dengan tegas mengecam dan mengutuk keras tindakan terorisme. Aksi yang berlangsung di hadapan kantor Walikota Kota Tidore beserta Polres Kota Tidore Kepulauan itu terlihat mendapat dukungan dari jajaran pemerintahan maupun kepolisian.

Hal itu dibuktikan melalui penanadatanganan bersama Lawan terorisme yang dibuatkan oleh kedua elemen tersebut dengan menggunakan Spanduk berwarna putih.

“Yang pasti gerakan terorisme ini bukan atas nama agama, karena mereka tidak beragama, Sebab semua agama baik Islam kristen dan lainnya tentu tidak mengajarkan demikian,  melalui aksi damai ini kami mengajak semua komponen agar sama-sama kita lawan aksi terorisme dan radikalisme yang sengaja dimainkan oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab,” teriak koar A. Gestia perwakilan GMKI saat menyampaikan orasi dihadapan kantor Walikota Kota Tidore

Selain itu Ketua Umum PMII Cabang Tidore Fandi Muhammad, dia menghimbau agar masyarakat Tidore tidak terpancing dengan gerakan terorisme yang senagaja memecah belah persatuan dan kesatuan ummat beragama di Indonesia.

“Untuk itu pihaknya sangat mendukung Polri dan TNI guna mengusut tuntas pelaku terorisme serta mendesak Pemerintah Pusat segera membuat keputusan dan langkah strategis untuk memberantas terorisme dan radikalisme serta gerakan intoleransi di atas pangkuan Ibu Pertiwi”.Ucapnya

Lanjutnya, Kami turut berduka atas meninggalnya saudara-saudara kami yang ada di surabaya, sehingga perlu dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan foto, video dan aksi terorisme ke media sosial karena akan berdampak pada bangkitnya sel-sel terorisme yang tertidur. ujarnya. (Dar)
Komentar Anda

Berita Terkini