Empat Kabupaten Menempati Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Tertinggi

/ Senin, 28 Mei 2018 / 01.41
Press Rilis Bawaslu Malut Terkait  indeks kerawan pemilu (IKP)

 TERNATE – Menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) 2018 badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Maluku Utara merilis indeks kerawan pemilu (IKP) di 10 Kabupaten/Kota di provinsi Maluku Utara yang bertempat di ruang GAKKUMDU kantor Bawaslu Malut . Senin (28/5/2018) Sore Tadi.

Dari hasil IKP yang dirilis bawaslu Malut terdapat terdapat 4 daerah yang di katagorikan berada pada indeks kerawanan tinggi yaitu Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Halamhera Tengah Dan kepulauan Sula, Sedangkan 5 daerah masuk dalam indeks kerawanan sedang yaitu Halmahera Timur, Halmahera Barat, Pulau Morotai, Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan, selanjutnya Pulau Taliabu masuk dalam Katagori indeks Kerawan rendah.

Ketua Bawaslu Muksin Amrin dalam konfersi pers tersebut menjelaskan penilaian ini berdasarkan pilkada sebelumnya yang dilakukan di 10 Kabupaten/Kota  selama empat bulan dari bulan januari hingga April 2018.  

Penilain IKP ini di nilai berdasarkan tiga katagori yakni dari angka 0.00 – 5.00 dengan penjabarannya,   kerawanan tinggi berada pada angka 3.00 -5.00 sedangkan kerawanan sedang berada pada angka 2.00-2.99 dan kerawan rendah pada angka 0.00 -1.99.jelasnya

Lanjut Muksin dari Katagori di atas  Halmahera Utara dengan angka (3.51), Halmahera Selatan (3.33), Halamhera Tengah (3.05) Dan kepulauan Sula (3.05) sehingga dikatagorikan dengan indeks kerawanan tinggi. selanjutnya Halmahera Timur (2.68), Halmahera Barat (2.36), Pulau Morotai (2.59), Kota Ternate (2,47) dan Kota Tidore Kepulauan (2.19)  sehingga masuk dalam katagori dengan indeks kerawanan sedang. Sedangkan Pulau Taliabu (1.69) yang menempakannya pada Indeks Kerawanan rendah.

Indeks kerawan pemilu (IKP) sewaktu-waktu dapat berubah tergantung situasi yang terjadi dilapangan sehingga semua kemungkinan masih bisa terjadi.Kata Muksin

Dirinya  juga Menjelaskan Penilain Pulau Taliabu Masuk dalam indeks kerawanan rendah sebab Pulau Taliabu merupakan Daerah Otonomi baru yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2013 tentang pembentukan Kabupaten Taliabu di Provinsi Maluku Utara sebagai pemekaran dari kabupaten induk kepulauan sula.

sehingga menempatkan Kabupaten Pulau Taliabu pada katagori rendah jika masih tergabung dalam kabupaten Kepulauan Sula maka Pulau Taliabu masuk dalam katagori Indeks Kerawanan Tinggi.Tutupnya (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini