FKPT Malut Bakal Gelar Kegiatan di Bulan Juli Mendatang

/ Rabu, 09 Mei 2018 / 22.52
Aisyah Bafagih

TERNATE – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Maluku Utara, Aisyah Bafagih rencana melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan terorisme dan paham radikalisme yang berlangsung bulan Juli mendatang.

“ Sekitar bulan Juli nantinya, lokasinya di Kota Tidore Kepulauan, karena kegiatan ini akan melibatkan anak-anak sekolah tingkat SMA untuk melakukan kegiatan video pendek menyangkut dengan pesan-pesan perdamaian,” ungkap Aisyah Bafagih Ketua Bidang Pemuda dan Perempuan FKPT Malut kepada wartawan media ini. Rabu (9/5).

Lanjut Aisyah, tujuan dari pada kegiatan ini, memberikan pemahaman kepada anak-anak muda tentang bagaiamana mengantisipasi kekerasan, bagaimana mereka bisa paham persoalan-persoalan yang ada di lingkungan mereka dengan mengangkat persoalan perdamaian sebagai titik temu, agar mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang baik, bersosialisasi dilingkungan mereka selaku kawanan sesama mereka.

“ Untuk lingkungan lebih besar itu yang bisa menjadi tujuan dari pada kegiatan bidang pemuda dan perempuan FKPT  Maluku Utara,” tukasnya.

Kata Aisya, untuk mengatasi masalah yang terjadi saat ini harus perbanyak forum-forum seperti ini, model pelatihan, model pendekatan dengan bagaimana menyebarluaskan informasi yang baik, tentang konten-konten yang bertanggung jawab, tidak dalam bentuk hoax, tidak dalam bentuk hujaran kebencian, itu harus di hindari dan itu di media sosial sangat banyak.

Nah, bagaimana peran kita selaku pribadi-pribadi bisa bertanggungjawab, karena biar bagaimana pun ujaran kebencian itu sangat membahayakan, sebab nantinya akan berurusan dengan pidana.

“ Kegiatan saya pasti melibatkan sekolah-sekolah SMA, namun kita membatasi, karena Maluku utara yang tersebar di semua kabupaten kota, untuk kegiatan kali ini saya fokuskan kita Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.

Mengenai persoalan tersebut, pihaknya kemudian berfikir tidak selamanya di ibu kota  provinsi atau kita di Ternate. Akan tetapi kita juga harus berkiprah di kabupaten-kabupaten yang lain. supaya ada pembelajaran yang sama buat mereka di sana.

“ Banyak kegiatan dari pada kegiatan yang ada di FKPT. namun diwakili adalah dari berbagai bidang, kebutulan saya berbicara ini menyangkut bidang saya, untuk kegiatan perempuan juga kami melibatkan kelompok-kelompok perempuan, kelompok-kelompok majelis Ta'lim dan sebagainya untuk memberi pemahaman tentang, menghindari radikalisme. Itu yang kami lakukan di kelompok-kelompok perempuan,” pungkasnya.

Dia juga berharap kepada anak muda, selalu berpikir jernih sebelum menyampaikan informasi-informasi di media sosial (medsos). Karena informasi media sosial itu pasti di baca semua orang, berbagai kalangan sehingga informasi-informasi positif yang harus kita utamakan, pesan-pesan damai agar supaya menciptakan masyarakat Maluku Utara secara harmonis dan jernih, tutupnya. (cul)
Komentar Anda

Berita Terkini