Herman Seventeen Masuk Bursa Caleg DPR RI Dapil Maluku Utara

/ Senin, 14 Mei 2018 / 16.04
Cak Imin bersama Herman Sukambang gitaris Seventeen (Caleg DPR RI dari PKB Dapil Maluku Utara)
TIDORE - Bagi pencinta musik pop di tanah air mungkin tak asing lagi mendengar nama pria ini. Herman Seventeen salah satu personil grup band papan atas Indonesia ini terjun ke dunia politik nasional.

Herman Sukambang itulah nama asli putra kelahiran Tidore 17 Maret 1982 Silam. Aral melintang di dunia musik Indonesia Herman seventen kepada wartawan media Nusantaratimur.com dalam lawatannya ke Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara beberapa waktu lalu mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi.  Ia menceritakan keinginannya masuk  wilayah politik praktis. Lantaran gitaris Seventeen ini mengaku tertarik kepada dunia politik karena banyak tantangan yang bakal dihadapi.

“Sebenarnya, sudah lama saya menggeluti dunia politik, hanya saja saya masih banyak mempelajari banyak hal tentang politik, maka dari itu saya masuk menjadi pengurus DPP PKB. Setalah saya jadi pengurus dan menekuni banyak hal, ternyata politik itu sesuatu yang luar biasa. Kita bekerja bukan untuk diri sendiri melainkan kepada banyak orang, dan itu yang membuat saya tertantang,” tutur Herman.

Sebenarnya, sepak terjang Herman Sikumbang dalam dunia politik mulai terlihat sejak 2015 lalu. Dimana saat itu dirinya turut meramaikan bursa calon kepala daerah Kota Tidore Kepulauan. Bahkan sejumlah alat peraga berupa baliho dan spanduk dirinya sudah menghiasi sudut kota. Sayangnya, Herman tidak sampai ke kontestasi Pemilukada lantaran dirinya tidak mendapatkan kendaraan politik.

“Dulu sempat jadi bakal calon Walikota Tidore, namun belum rezeki karena saat itu belum mendapatkan dukungan partai,” terangnya.

Sejak saat itu, ia kembali ke Jakarta untuk terus memperdalam pengalaman dalam urusun politik. Berbekal dekat dengan elite poitik nasional, nama Herman semakin dikenal. Posisinya di DPP PKB membuat dirinya terus bersama Muhaimin Iskandar (Cak Imin) Ketua Umum DPP PKB dan sejumlah Menteri dari PKB.

“Kalau jaringan di pusat, Alhamdulillah sampai saat ini kami cukup bersinergi dengan para tokoh nasonal, elite politik, birokrasi dan lain sebagianya. Memang ini bukan sebuah ukuran juga, namun apalah artinya kalau politik tanpa ada jejaring,” ujarnya.

Herman juga menyampaikan niatnya untuk maju dalam kontestasi pemilihan legislatif 2019. Ia mengaku maju bersaing dengan para politisi-politisi lainnya di Maluku Utara untuk merebut kursi senayan.

“ Insya Allah, maju di DPR-RI Daerah Pemilihan Maluku Utara melalui Partai Kebangkitan Bangsa,” ungkapya.

Keinginan gitaris personil grup band Seventen maju dalam bursa calelh 2019 rupanya dilatar belakangi sejumlah persoalan. Alasan yang mendasar adalah soal sepak terjang para wakil rakyat Malut di gedung senayan yang belum nampak sehingga banyak masalah di daerah yang tidak bisa didorong di daerah ini. Padahal. kata Herman, persoalan Otonomi Khusus (Otsus) Kie Raha merupakan sebuah perjuangan yang harus dilakukan.

“Saya pikir, soal Otsus Maluku Utara tidak bisa dipandang remeh. Ini hal yang harus dijadikan sebagai tujuan prioritas para anggota DPR perwakilan daerah ini, karena saya melihat ini hal itu sangat penting untuk diperjuangkan demi masa depan Maluku Utara yang lebih baik,” pungkasnya.

Karenanya, Pria asal Tidore ini akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa lolos ke Senayan. "Jika Insya Allah terpilih, Otsus Malut menjadi prioritas saya untuk dibawah kesana. Disamping itu, ada juga persoalan di daerah-daerah itu harus diidentifikasi untuk dikaji agar bisa menjadi bahan yang akan diperjuangkan bersama,” ujarnya.

Sekedar diketahui, pekan lalu Herman mendampingi Menpora, Imam Nahrawi dalam kunjungannya ke Maluku Utara. Pertama agenda Menpora melantik pengurus Ikatan Alumni  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Maluku Utara di Ternate.  
Tak hanya itu, Herman juga membawa Menpora ke Tidore. Menpora Imam Nahrowi sempat mengujungi Pulau Maitara atau dikenal pulau uang seribu. 

Antusias kunjungan itu mendapat sambutan yang luar biasa dari Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim serta mengunjungi Keraton Kesultanan Tidore, Makam Sultan Nuku, mengujungi kelurahan Gurabunga dan bertatap muka dengan para aktivis mahasiswa di pantai Tugulufa.

Selain itu, disela kunjungannya ke Tidore, Menpora juga sempat mengunjungi kediaman orang tua Herman Sikumbang di Kompleks Kotamabopo, Kelurahan Tomagoba untuk menemui kedu orang tuanya. (dar)
Komentar Anda

Berita Terkini