Juni, Seleksi CPNS di Buka, Tenaga Guru dan Kesehatan Terbanyak

/ Kamis, 24 Mei 2018 / 22.58
Ismail Dukomalamo, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Tikep

TIDORE –   Pemerintah  kembali membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baik dari Kementerian, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota dengan kuota formasi yang berbeda-beda pada bulan Juni 2018 mendatang.

Untuk kuota formasi seleksi CPNS khusus Pemerintah Daerah, Provinsi, Kabupaten dan Kota dalam seleksi kali ini, kemungkinan besar di dominasi tenaga fungsional khususnya tenaga guru dan tenaga kesehatan.

Seperti informasi di himpunan  Nusantaratimur.com, Kamis (24/5) khusus kuota pelamar yang disiapkan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam seleksi CPNS tahun ini lebih mengutamakan tenaga fungsional pendidikan diusulkan sebanyak 200 kuota pelamar.

Dari  200 kuota pelamar yang diusulkan telah di dominasi guru Sekolah Dasar (SD) sebanyak 159 orang, dengan daftar usulan formasi jurusan meliputi S1 PGSD (guru kelas) sebanyak 94 orang, S1 pendidikan Jasmani pendidikan dan kesehatan sebanyak 28 orang, S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) 20 orang, S1 Pendidikan Agama Kristen 5 orang, serta S1 Bimbingan dan Konseling dan S1 Psikologi Pendidikan Bimbingan sebanyak 12 orang.

Sementara tenaga pendidikan pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 25 orang, terdiri dari S1 PAI sebanyak 2 orang, S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 1 orang, S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris 2 orang, S1 Pendidikan Matematika 3 orang,  S1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 10 orang, S1 Pendidikan PPKN 6 orang, dan S1 Pendidikan IPS 1 orang. Sementara guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 4 orang, diantaranya S1 Pendidikan IPA 1 orang, S1 Pendidikan Biologi 1 orang, S1 Pendidikan Kimia 1 orang, dan S1 Pendidikan Fisika sebanyak 1 orang. Sedangkan untuk formasi guru S1 Pendidikan anak usia dini (TK/PAUD) diusulkan sebanyak 16 orang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, menyatakan formasi pelamar yang diusulkan itu di dominasi guru sekolah dasar dengan yang nantinya  ditempatkan di daratan oba Kota Tidore Kepulauan. 

" Yang kami usulkan ini kebanyakan penempatan tugasnya di daratan oba, mulai dari Oba Utara, Oba Tengah, Oba dan Oba Selatan. Untuk pulau Tidore hanya 11 orang di 10 tempat," ungkap Ismail kepada wartawan di kantornya. Kamis (24/5).

Ismail menyebut,  awalnya kuota CPNS untuk tenaga fungsional pendidikan diusulkan sebanyak 400 lebih, namun oleh pusat harus dipangkas separuh dari usulan tersebut, sehingga pihaknya mengusulkan kembali sebanyak 200 kuota.

"Awalnya diusulkan sebanyak 400 lebih namun kita diminta untuk di pangkas separuh, akhirnya kita  menjadi kekurangan kuota formasi tertentu," ujarnya.

Ia berharap formasi yang diusulkan dapat diakomodir sehingga semuanya dapat terisi, pungkasnya. (dar)
Komentar Anda

Berita Terkini