Kapolda Malut Berkunjung Kantor KPU dan Bawaslu

/ Rabu, 23 Mei 2018 / 20.27
Kapolda Malut Brigjen Pol Moch, Naufal Yahya saat bertatap muka Komisioner KPU Malut, Rabu (23/5) 

TERNATE – Setelah berkunjung ke Kejaksaan Tinggi  Maluku Utara (Malut), Selasa (22/5) kemarin,  Hari ini Kepala Kepolisian Daerah Malut, Brigjen Pol Moch Naufal Yahya kembali mengunjungi KPU dan Bawaslu Malut di dampingi sejumlah pejabat utama Polda Malut, Rabu (23/5).

Tiba di Kantor KPU Malut, Kapolda Malut Brigjen Pol Moch. Naufal Yahya disambut Ketua KPU Sahrani Sumadayo maupun Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin juga melakukan menyambutan di kantornya. Jalan makugawene, ternate selatan.  Rabu (23/5/2018).

Menurut Kapolda, pemilu itu bukan hanya pencoblosan saja. Kena ada beberapa agenda yang harus dilakukan pengamanan secara ketat, sehingga pelaksanaan pemilu di bulan Juni mendatang dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam kunjungan ke KPU dan Bawaslu ini, sebab dua lembaga ini merupakan lembaga penyelenggara pemuilu. Sementara Polda Malut merupakan sisi pengamanan yang selalu melakukan pengamanan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

Kata kapolda, saat ini pihaknya tengah mempelajari situasi 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Malut. Namun pihaknya masih terkendala dengan sarana dan prasarana yang dapat melakukan pengamanan di provinsi kepulauan ini.

“Saat ini kita masih pelajari, supaya kita dapat bertindak lebih awal, segala potensi terjadi kecurangan dapat diminimalisir,” tukasnya.

Ke depan pihkanya siap untuk melakukan penampungan kotak suara, jika kondisi kantor KPU baik di Kabupaten dan Kota serta provinsi tidak memungkinkan.

“Kalau memang tidak memungkinkan ya, kita siap saja,” tuturnya.

Sementara Ketua KPU Malut, Sahrani Sumadayo, menambahkan, dengan keterbatasan sarana prasarana dan kondisi cuaca yang sering berubah-ubah, maka untuk pendistribusian logistik nanti akan diutamakan pada daerah terluar seperti kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Morotai dan Taliabu.

“Kecamatan yang ada di Halsel itu berada di pulau-pulau, makanya daerah seperti itu yang kita antisipasi untuk lebih dulu, yang pasti teman-teman KPU di Kabupaten dan Kota juga sudah tahu kondisi masing-masing,”tuturnya.

Syahrani menyebut, situasi dan kondisi saat ini masih aman, antara pasangan calon dengan pasangan calon lainnya. Untuk itu, kita berharap agar situasi aman dan damai ini bisa dipertahankan hingga terpilihnya gubernur nanti.

“Memang harapan kita begitu, dan jika kedepan ada masalah-masalah silahkan untuk melaporkan ke Bawaslu sehingga permasalahan tidak menjadi panjang,” tutupnya. (YSM)
Komentar Anda

Berita Terkini