Lima Tersangka Pengedar Narkoba Diringkus BNNP Malut

/ Senin, 07 Mei 2018 / 17.05
Kepala BNNP Malut Birgjen Pol Drs Benny Gunawan saat menyampaikan siaran persnya di kantor BNNP Malut, Senin (7/5)

TERNATE - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara berhasil meringkus lima orang pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan tersangka Aksan Muhidin (24) warga Kelurahan Salahudin, Kota Ternate Tengah tanggal 24 April Kemarin.

Aksan Muhidin diketahui masih berstatus mahasiswa semester 12 di salah satu perguruan tinggi negeri  di Kota Ternate. 

Penangkapan tersangka Aksan Muhidin di pimpin Kepala BNNP Brigjen Pol. Dr. Benny Gunawan,  bersama 3 (tiga) personil Bidang Pemberantasan BNNP Maluku Utara yang melakukan penyelidikan di lapangan setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkoba di Kelurahan Salahuddin dan berdasarkan informasi tersebut, petugas BNNP langsung mengamankan tersangka Aksan di kediamannya.

"Dari tangan tersangka diperoleh barang bukti, 77  paket bungkus plastik bening berisi daun ganja kering dengan total berat bruto 94,66 gram, barang bukti lainnya yang berhasil diamankan dari tersangka itu, uang pecahan Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah), 2 (dua) lembar bukti transfer, 1 Buah ATM, 4 (empat) dompet kain, 1 (satu) Hp merk Asus warna hitam, 1 (satu) Hp merk Samsung Net 8 Warna hitam, satu kotak hitam berisi alat hisap sabu dan satu batang lilin," ungkap Kepala BNNP Brigjen Pol Dr. Benny Gunawan melalui siaran pers di kantor BNNP Malut, jalan Makugawene, Kalumata Ternate. Senin,(7/5/2018).

Gunawan menuturkan, Pasal yang disangkakan terhadap tersangka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika yakni pasal 114 Ayat (1), Pasal 111 Ayat (1) dan pasal 127 Ayat (1) huruf a. tersangka dan barang bukti kini diamankan di sel tahanan BNNP Malut untuk diproses lebih lanjut.

"Dalam kurun januari hingga April 2018, BNNP Malut juga telah menahan masing-masing dengan nama, Anhar Adrian alias An (27) pekerjaan sebagai pegawai honor di satpol PP Kota Ternate dan Marsal Al abshi alias Amar (41) pekerjaan swasta. Keduanya adalah warga Kelurahan Kampung Makasar barat ditangkap saat menguasai 2 paket sabu seberat 0,28 gram pada (13/01), selanjutnya di tanggal (14 /01) juga ditangkap Rizal Ato alias Ical (29) pekerjaan swasta, ditangkap di kediamannya Kelurahan Kalumpang yang juga menguasai sabu seberat 0,27 gram," beber Kepala BNNP Malut.

Masih kata Benny,  pada tanggal 9 Maret  tim BNNP Malut juga mengamankan Ashar Saribula alias Al (50), Rusmin Puotiga alias Menga (33), dan Mario Konofo alias Mario (24). Ketiganya tertangkap di tempat tinggalnya, di Desa Towara, Galela, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dengan barang bukti (BB) adalah sabu seberat 0,26 gram.

"Ketujuh tersangka ini dijerat dengan pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotik. Karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan cara membeli, menjual, menyimpan, memiliki dan menguasai serta menggunakan untuk diri sendiri," ujarnya. (YSM)
Komentar Anda

Berita Terkini