Muhlis di Pecat dari Relasi AGK-YA Kota Tidore

/ Senin, 28 Mei 2018 / 19.51
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara, Muhammad Sinen

TIDORE - Pernyataan mantan ketua Relasi (Relawan AGK-YA)  Muhlis Ibrahim yang menarik diri dari tim relasi untuk bergabung dengan  kandidat  lain,  ia juga menyatakan bahwa akan menurunkan sejumlah baliho dan mengalihkan dukungannya sebagai tim relawan AGK YA di kota tidore Kepulauan untuk kandidat lain.

Menanggapi  peryataannya tersebut ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara, Muhammad Sinen mengatakan kondisi yang sebenarnya terjadi bukan karena Muhlis Ibrahim mengundurkan diri ketua Relasi seperti yang ia sampaikan di media Namun ia di usir alias Di Pecat  dari  rumah relawan AGK-YA sebab yang bersangkutan membuat sejumlah masalah di tubuh relawan, dan bahkan relasi di bawah kepemimpinan Muhlis Ibrahim tidak jelas. Senin (28/5/2018)

  Pembentukan Relasi di sejumlah desa dan kelurahan kota Tidore Kepulauan bukan atas dasar perintahnya namun itu atas inisiatif pengurus partai yang ada di DPC kota Tidore, dengan adanya kondisi tersebut selaku ketua DPD PDI-P Malut menyampaikan  relawan di bentuk jika pengurus partai yang bentuk, selain itu tim relawan tersebut segera di bubarkan karena tidak menambah dukungan kepada Paslon AGK YA.Ungkapnya

Menurutnya,  tujuan pembentukan relasi adalah menarik dukungan masyarakat di luar partai politik namun yang terjadi sebaliknya tidak menambah dukungan, sehingga saya suruh bubar dari posko karena kerja semacam ini berpengaruh terhadap anggaran.

buktinya anggaran yang di terima  sebanyak 150 juta, Namun saudara Muhlis menyampaikan ke bendahara  hanya 50 juta, sehingga saya selaku ketua DPD PDI-P Malut mempertanyakan masalah tersebut.bebernya

Selain itu, pertanggung jawabannya tidak jelas sehingga saya menyuruh bubarkan karena lebih bagus dia keluar dan itu sangat menguntungkan buat tim AGK YA, karena dia datang tidak menambah dan pergi tidak mengurangi.

jika ada janji yang di lakukan oleh Muhlis untuk menurunkan baliho di daratan Oba maka ia menantang Muhlis untuk segera turun ke Oba untuk melakukan penurunan baliho yang sudah di pasang,dirinya (Muhammad Sinen) dan seluruh tim relawan yang ada di seluruh kelurahan desa yang ada di kota tikep menunggu kedatangannya,tantang Muhammad Sinen

Muhamad Senen juga mempertanyakan kinerja Panwaslu kota Tidore Kepulauan kota Tikep yang terkesan lambat dalam memproses laporan yang di sampaikan oleh tim pasangan AGK-YA di kota Tidore Kepulauan, karena menurutnya sejumlah laporan tim kampanye hingga saat ini tidak ada langkah maju. sesal Muhammad Senen.(dar)
Komentar Anda

Berita Terkini