Muhlis Ibrahim : Muhammad Senin Tidak Paham

/ Selasa, 29 Mei 2018 / 00.04
Mantan Ketua Relasi Paslon AGK-YA Kota Tidore Kepulauan, Muhlis Ibrahim
TERNATE - Muhlis Ibrahim, mantan Ketua Relasi pasangan calon  Gubernur dan Wakil Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba – M. Al Yasin Ali (AGK-YA) Kota Tidore Kepulauan, menilai pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Malut soal pembentukan relawan AGK-YA yang dilakukan oleh partai itu sangatlah keliru.

“ Muhammad Senin tidak paham soal pembentukan Relasi,” ujar Muhlis Ibrahim mengklarifikasi pernyataan Ketua DPD PDI Perjuangan Malut, Muhammad Sinen melalui siaran pers, Selasa (29/5/2018)

Muhlis menjelasakan, Tim relasi Kota Tidore Kepulauan merupakan relawan AGK-YA diluar partai yang langsung dibentuk oleh kandidat gubernur. Olehnya itu, partai tidak punya hak mengusir diri saya saat menjadi ketua Relasi kota Tidore Kepulauan. " Relasi AGK-Ya dibentuk berdasarkan SK kandidat, jadi saya undur diri bukan diusir," tegasnya. Sambungnya

Lanjut Muhlis, Dirinya ditunjuk melalui SK sebagai Ketua Relasi AGK-YA Kota Tidore Kepulauan oleh Rusmin Latara. Rusmin sendiri adalah ketua Relasi provinsi Maluku Utara yang di SK kan langsung oleh kandidat.

"Jadi tidak ada sangkut pautnya kami dengan partai, apalagi disebut saya tidak mampu pertanggung jawabkan kerja-kerja konsolidasi relawan. Pertanggung jawaban saya ke bapak Rusmin Latara, selaku ketua saya di Provinsi. Dan bukan ke Partai. Sebagai apa dia?,"  tukas Muhlis.

Mengenai penganggaran, “ saya peringatkan untuk  hati-hati, dalam memberikan statemen,” pungkas Ibrahim.

Masih kata Muhlis, lebih keliru lagi, jika Muhammad Senin menyebut tim Relasi AGK-YA di Kelurahan dan desa di kota Tidore Kepulauan dibentuk oleh DPC PDI Perjuangan kota Tidore ini juga keliru sebenarnya.

"Silakan tanya ke seluruh posko Relasi di seluruh Kota Tidore, waktu itu posko mereka siapa yang bentuk. Dan saat dibentuk, kami juga sampaikan bahwa Relasi bukan berada dibawah partai," tutupnya. (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini