PT. Tri Usaha Baru Bakal Rekrut Tenaga Kerja Lebih Banyak

/ Kamis, 17 Mei 2018 / 16.33


TERNATE -  Rapat tim teknis dan komisi penilaian dokumen amdal, RKL, RPL rencana operasi produksi mineral logam emas dan  pembangunan sarana dan prasarana penunjung PT. Tri Usaha Baru yang berada di Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Bertempat  di lantai 6 Jatiland Mall. Kamis (17/5/2018).

Menurut Direktur PT. Tri Usaha Baru, Sulung Poniman menyatakan ke depan tentunya membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar wilayah operasional produksi. 

Karenanya, Kata Poniman, perhitungan sementara dengan kebutuhan sekitar 1000 tenaga kerja tidak mungkin ini terbukti dari satu desa. Namun yang pasti dibutuhkan dari beberapa desa sehingga akses untuk menunjukkan lokasi.

"Alasan kenapa kami mengambil lebih banyak tenaga kerja, karena dari Desa bakun berarti pantai, karena kebetulan aksesnya dibantu agar lebih muda. saat ini jalannya tidak terlalu susah dan tidak terlalu berisiko untuk menggerakan peralatan yang pada saat ini tetapi ke depan mau tidak mau harus dibangun akses jalan," ucap Sulung dalam sambutannya.

Sulung menyebutkan, tenaga kerja yang direkrut dilihat dari jarak desa yang agak jauh karena mereka pada saat kondisi tertentu setelah menerima gaji mereka harus pulang secara profesi pekerjaan. Di sisi lain kita mengharapkan pada hari Senin sampai dengan Jumat atau Sabtu mereka tetap bekerja. Namaun karena jarak yang terlalu jauh kadang-kadang mereka minta waktu 3-4 hari bahkan satu Minggu baru balik bekerja.

"Penghasilan mereka itu juga menjadi kesulitan buat merek, tetapi dari sisi lain hati pun tidak bisa memaksakan kondisi itu. Jadi kalau ditanya apakah jalan ini harus kami buat yang kami pasti buat jalan tersebut,” ujarnya.
Sulung memambahkan produksi buatan proses Amdal ini berjalan baik dan mendapatkan izin dari pemerintah Provinsi untuk menuju tahap produksi otomatis.

"Jumlah tenaga kerja MIPA 1100 itu tadi menurut kami masih estimasi yang kita hanya hitung-hitung. Idealnya pak guru sesuai dengan kapasitas yang sangat banyak sekali yang dibutuhkan. Jadi akses jalan nanti pastikan secara bertahap akan dibuka dan selalu pasti akan menghubungkan ke sisi masyarakat," tutupnya. (YSM)

Komentar Anda

Berita Terkini