Sarmin Mustari : Tim Relasi Komitmen Menangkan AGK-YA

/ Rabu, 30 Mei 2018 / 18.46
Tim Relawan AGK-YA Kota Tidore Kepulauan

TIDORE – Klaim alihkan dukungan sebagaimana disampaikan Muhlis Ibrahim selaku mantan Ketua Tim Relawan Sehati Relasi)  KH. Abdul Gani Kasuba Lc - Ir. M. Al Yasin Ali (AGK-YA) Kota Tidore Kepulauan  ke pasangan calon nomor urut 2  Burhan Abdurrahman dan Ishak Jamaluddin (Bur-Jadi). Dibantah oleh Koordinator Tim media Center AGK YA, Sarmin Mustari yang juga merupakan mantan Wakil Ketua Tim Relasi Kota Tidore Kepulauan.

  Tim Relasi yang telah dibentuk sampai saat ini masih tetap bersama dengan AGK YA. Bahkan tetap berkomitmen untuk memenangkan AGK- YA pada Pilgub Malut yang akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang,” ujar Mustari kepada wartawan di Tidore. Rabu (30/5/2018).

Lanjut Sarmin, Muhlis Ibrahim hanya membawa nama relasi dan atribut seperti baliho yang sudah dia turunkan, kalau untuk orangnya itu Muhlis Ibrahim tidak punya. Sebab sejak pembentukan Tim Relasi AGK-YA ditingkat kecamatan sampai ke kelurahan Muhlis Ibrahim sendiri tidak tahu, karena dia (Muhlis-Red) tidak pernah bertatap muka dengan para relawan,” pungkas Sarmin saat ditemui di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Tidore Kepulauan.

Mantan Bendahara Relasi AGK-YA Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Noval Adam juga membongkar semua kebobrokan Muhlis Ibrahim saat memimpin Relasi.  Pasalnya Muhlis Ibrahim diduga  melarikan uang senilai Rp. 100 Juta yang nantinya akan dipakai untuk melakukan konsolidasi dan pendirian Posko Tim Relasi AGK-YA di setiap kelurahan dan desa.Hanya saja, uang tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena uangnya sudah dibawa yang bersangkutan, sehingga pihaknya merasa terkendala dalam melakukan konsolidasi lanjutan.

“Uang yang diberikan ke kami untuk bekerja memenangkan AGK-YA senilai sebesar Rp. 50 juta, tetapi yang saya terima, dan sudah terealisasi sampai ke tingkat kecamatan dan kelurahan itu 50 Juta, sementara 100 Juta itu dibawa sama Muhlis Ibrahim,” bebernya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Tim Pemenangan AGK-YA Kota Tidore Kepulauan,  Ahmad Ishak. Ia mengaku, pembubaran Tim Relasi AGK-YA  telah disampaikan pihaknya jauh-jauh hari pada saat melakukan rapat kerja daerah yang dilaksanakan  di Hotel Grand Dafam Ternate.

“ Alasan pembubaran Tim Relasi AGK-YA, sebabkan langkah Muhlis Ibrahim tidak serius bekerja memenangkan pasangan calon AGK-YA. Bahkan, pengurus relasi banyak diperbantukan oleh pengurus partai,” ujar Ishak.

Padahal, Tim relasi diharapkan mampu merekrut orang-orang yang berada di luar partai, namun hal itu tidak berjalan dengan baik sehingga sudah tentu akan merugikan kerja-kerja dalam memenangkan AGK-YA di Tidore terutama dari sisi penganggaran.

“Karena istilahnya sumber air itu dari DPD PDI Perjuangan maka soal menindaklanjuti si Muhlis Ibrahim ini kita serahkan ke DPD, namun yang pasti dengan keluarnya Muhlis Ibrahim, kami merasa tidak ada yang kurang, karena dia hanya keluar sendiri tanpa didukung oleh pengurus yang telah dibentuk. Untuk itu pengurus relasi yang ada ini akan kami tetap digerakkan dibawa komando DPC PDI Perjuangan,” tegasnya.

Hadir pertemuan Itu,  mantan-Ketua-Ketua Relasi tingkat Kecamatan diantaranya Yusuf Daud Kecamatan Tidore Timur, Samaun Toduho Kecamatan Tidore, M Ali Dukomalamo Kecamatan Tidore Selatan, Sodion Gula Kecamatan Tidore Utara, Hasanudin Fabanyo Kecamatan Oba Utara, Hi. Cap Kecamatan Oba, dan Halil Kecamatan Oba Selatan. (dar)
Komentar Anda

Berita Terkini