Tim AGK-YA Bantah Bagikan Sembako Ke Warga

/ Rabu, 30 Mei 2018 / 01.06
Ketua Tim Pemenangan AGK-YA Asrul Rasyid Icshan (kaos Merah) didampingi kuasa hukum AGK-YA Fadli S. Tuanany, SH 
TERNATE - Asrul Rasyid Icshan, Ketua tim pemenangan pasangan calon (Paslon) KH. Abdul Ghani Kasuba-M. Al Yasin Ali (AGK-YA) menanggapi beredarnya video pembagian sembako di RT 001/ RW 01 Kelurahan Afe Taduma, Pulau Ternate yang ramai dibahas oleh masyarakat dan warganet. Karena viral di media sosial dan mengatasnamakan AGK-YA yang seolah-olah melakukan tindakan politik uang karena ada atribut kampanye berupa stiker.

“ Kami tim pemenangan AGK-YA dengan ini menyatakan dengan resmi untuk diketahui oleh masyarakat luas di Maluku Utara bahwa tim pemenangan dan relawan AGK-YA Tidak Pernah membagi-bagikan sembako ke masyarakat seperti video viral tersebut untuk membuat gaduh dan mencari-cari kesalahan dari pasangan calon (paslon) nomor urut 3 yaitu AGK-YA,” ungkap Asrul Rasyid Icshan dalam jumpa pers di Posko Pemenangan AGK-YA, Jalan Kapitan Pattimura, Kalumpang Ternate. Selasa (29/5).

Asrul menyebutkan,  Tim Pemenangan dan Relawan AGK-YA menyadari kesulitan tim paslon lawan mencari kesalahan AGK-YA, sehingga wajar harus bertindak mengada-ada hanya untuk merusak citra AGK-YA. Hal ini perlu disampaikan karena tim pemenangan dan relawan AGK-YA tidak pernah berencana atau masuk dalam program serta strategi pemenangan dengan cara membagi sembako hanya untuk mendapat dukungan pemilih.

“ Kami tim pemenangan dan relawan AGK-YA tidak mau melakukan pembodohan kepada masyarakat untuk mempengaruhi pemilih. Jadi tim pemenangan dan relawan AGK-YA akan menggunakan strategi-strategi pemenangan dengan cara-cara kerja yang baik, yaitu sosialisasi, pendekatan personal dan mengajak diskusi untuk membangun Maluku Utara secara bersama-sama. Itu sebabnya, tim pemenangan dan relawan AGK-YA secara sadar juga taat pada aturan hukum dan mendukung  KPU serta Bawaslu untuk menciptakan Pilkada yang Bersih, Jujur dan Damai di Maluku Utara,” tukas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Malut.

Tak hanya itu,  Pada saat video ini viral, kata Asrul, tim pemenangan dan relawan AGK-YA melakukan rapat koordinasi dan melakukan pengecekan langsung kepada warga yang bersangkutan. Setelah investigasi, tim pemenangan dan relawan AGK-YA memastikan bahwa yang melakukan pembagian sembako tersebut bukan tim atau relawan AGK-YA, bahkan kami Tidak Mengenal Oknum yang membagi-bagikan sembako ke masyarakat dengan mengatasnamakan relawan AGK - YA seperti terekam dalam video tersebut. 

“ Hasil investigasi tim cepat AGK-YA, kami pastikan ada pihak-pihak yang sengaja menyudutkan dan ingin menjatuhkan AGK-YA. Kami menduga ini didesain oleh paslon lain karena takut bersaing secara sehat dengan AGK-YA,” pungkasnya.

Masih kata Asrul, tim pemenangan dan relawan AGK-YA akan menyerahkan kasus ini kepada pihak-pihak terkait termasuk kepolisian.  “ Kami Siap Berkerjasama dan Menyerahkan Bukti-bukti Peristiwa ini supaya memudahkan pengusutan,” tegasnya. Sambung Asrul, berharap peristiwa seperti ini bisa dituntaskan sehingga tidak menciptakan polemik di dalam masyarakat untuk menyongsong pemilihan yang bersih di Maluku Utara pada tanggal 27 Juni mendatang.

Asrul juga menghimbau, para relawan maupun pendukung AGK-YA untuk tetap tenang menghadapi situasi seperti ini dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan AGK-YA. Tim juga harus tetap waspada karena peristiwa-peristiwa seperti ini mungkin akan terjadi lagi dan bisa lebih parah lagi akan mempengaruhi, mengiming-imingi dan mengintimidasi agar memilih salah satu paslon tertentu supaya menang.

“ Kami mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk tidak takut terhadap tekanan dan ancaman yang sudah dilakukan atau akan dilakukan karena perbedaan pilihan paslon. Ayo kita berpartisipasi menyongsong Pilgub Maluku Utara 2018 yang bersih,” tutupnya. (cul)
Komentar Anda

Berita Terkini