|
Menu Close Menu

Waduh, PTT Pasangan Suami Isteri Ini Diberhentikan, Ada Ada?

Sabtu, 19 Mei 2018 | Mei 19, 2018
Kantor Pemadam Kebakaran Kota Ternate
TERNATE –  Sungguh tragis nasib dua pegawai tidak tetap (PTT) yang sudah mengabdi 10 tahun akhirnya dipecat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate tanpa alasan yang jelas.  Pasalnya, dua oknum PTT yang diberhentikan adalah pasangan suami istri (Pasutri) masing-masing bernama Halima Basarun dan Mursal yang bekerja di Kantor pemadam kebakaran Kota Ternate.

Hal itu berdasarkan surat keputusan (SK) Nomor  821./Kep/37119/2018 pada tanggal 14 Mei 2018 tentang pemberhentian pegawai tidak tetap dari masing-masing OPD di lingkungan Kota Ternate yang ditandatangani Junus Yau selaku Kepala BKPSDM Kota Ternate.

Kepada wartawan, Sabtu (19/5/2018). Mursal menyatakan bahwa keluarnya SK pemberhentian oleh BKPSDM Kota Ternate itu tidak dikonfirmasi kepada dirinya. Sehingga itu menjadi dasar, kenapa surat pemecatan itu dikeluarkan. Tetapi yang terjadi tiba-tiba surat pemecatan di antar ke rumahnya.

"Saya bekerja di pemadam kebakaran sudah tujuh tahun dan istri saya bekerja 10 tahun kami bekerja di kantor tidak ada masalah sama sekali kenapa kami di pecat,” tukas Mursal.

Menurut Mursal,  surat pemberhentian dirinya bersama isterinya disebabkan ada laporan dari pihak Kelurahan marikurubu bahwa adik iparnya telah membangun  posko pemenangan pasangan calon gubenur dan wakil gubernur nomor urut 2  KH. Abdul Ghani Kasuba dan M. Al Yasin Ali (AGK-YA) yang kemudian berimbas kepada pemecatan, beber Mursal.

Lanjutnya, setalah SK pemberhentian dikeluarkan sampai sekarang belum ada informasi dari pihak BKPSDM tentang dasar pemberhentian dirinya bersama isterinya, tukasnya.

Karenanya, Kata Mursal, jika pemecatan itu di dasari unsur politik nanti kita lihat saja.

" Saya dan istri saya salah apa terhadap bapak Burhan  Abdurahman  yang saat ini mencalonkan diri sebagai gubernur, apalagi pak Burhan Abdurahman menurut pandangan kami beliau salah satunya Walikota yang membawa Kota Ternate menjadi sukses," ungkapnya.

“ Kami juga menyesalkan sikap kepala BKPSDM yang melakukan pemecatan tanpa bukti, dan tidak ada konfirmasi langsung kepada dirinya bersama isterinya namun langsung mengambil kebijakan sendiri untuk melakukan pemberhentian,”ujarnya. (YSM)
Bagikan:

Komentar