Diduga Situs KPU di Retas, Apa Mungkin?

/ Sabtu, 30 Juni 2018 / 03.48

TERNATE - Publik dihebohkan dengan hasil perolehan suara hitung cepat real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pilkada Maluku Utara.  Pasalnya,  situs KPU tiba-tiba diduga retas oleh hackers saat babak akhir real count  sedang berlangsung. Namun pertanyaannya kemudian apakah mungkin situs KPU itu bisa dibobol?

Meskipun demikian, hasil hitungan cepat real count berbasis formulir C 1 milik KPU secara spontan berubah dratis, informasi yang dihimpun media ini bahwa portal KPU diretas kurang lebih 30 menit. Namun kondisi itu kemudian normal kembali sekira pukul 19:42 WIT malam tadi.

Dugaan aksi peretasan itu sempat mempengaruhi hasil perhitungan cepat KPU. Dimana hasil perolehan suara pasangan calon AHM-Rivai unggul sementara dengan perolehan suara 176.016 atau 31.94 persen.

Alhasil, suara AHM-Rivai turun menjadi 29.84 persen dari 164.457 suara. Sedangkan, perolehan suara AGK-YA yang diusung PDIP dan PKPI naik menjadi 32.42 persen dari hasil sebelumnya yaitu 30.38 persen dari total suara 143.151 suara.

Sementara perolehan suara paslon BUR-JADI dan MK-MAJU tidak mengalami perubahan suara dan tetap berada di posisi 3 dan 4. 

Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo, ketika dikonfirmasi telah membenarkan adanya situs KPU diretas oleh hacker. Syahrani mengatakan, peristiwa tersebut menunjukan ada kelainan hasil antara AHM-Rivai dan AGK-YA dengan mengacak-ngacak perolehan suara. “ iya benar, portal KPU diretas dengan angka-angkanya dibalik antara nomor 1 dan nomor 3,” tukas Syahrani dikonfirmasi via handphone, Jumat (29/6) malam tadi.

Adanya aksi peretasan tersebut, kata Syahrani, pihaknya menjamin tidak akan mempengaruhi hasil akhir pilkada serentak. Sebab hasil yang di situs hanyalah alat control, sebab hasil resmi pilkada serentak yang sah secara hukum akan ditetapkan lewat pleno terbuka, ujar Syahrani. (Tim)
Komentar Anda

Berita Terkini