Kanwil Kemenkumham Malut Gelar Latihan Dasar CPNS

/ Kamis, 07 Juni 2018 / 20.58
Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin) Kanwil Kemenkumham Malut, Sucipto saat membuka pelatihan CPNS Gelombang II Kanwil Malut di Hotel Ayu Lestari, Kota Ternate, Kamis (7/6).
TERNATE - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara (Kanwil Kemenkumham Malut) kembali mengadakan pelatihan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang kedua pada tahun 2018 ini.

Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin) Kanwil Kemenkumham Malut, Sucipto mengatakan pelatihan ini untuk membina para CPNS menjadi PNS yang profesional, bersih, akuntabel dan bersinergi baik dengan atasan maupun sesama rekan kerja. Sehingga saat menjadi PNS nanti nilai PASTI yang diterapkan Kemenkumham bisa dilaksanakan.

"Para CPNS ini merupakan para agen perubahan yang nantinya menjunjung tinggi tata nilai PASTI. Saya harapkan kalian bisa mengikuti pendidikan dengan baik," kata Sucipto, saat membuka pelatihan CPNS Gelombang II Kanwil Malut di Hotel Ayu Lestari, Kota Ternate, Kamis (7/6/2018).

Dia menjelaskan CPNS harus mempunyai cita-cita yang tinggi dan mendapatkan suatu jabatan di unit kerjanya. Dua kriteria ini, kata dia, bisa menjadi motivasi dan dorongan setiap PNS bisa bekerja dengan baik serta mempunyai kinerja yang bagus."Jangan menjadi PNS hanya ingin menerima gaji tetap seumur hidup. Motivasi tersebut tidak akan membuat kalian maju dan memiliki kinerja yang baik," ujarnya.

Terkait banyaknya CPNS yang berasal dari SMA, Sucipto mengungkapkan bermodal ijazah SMA tak perlu berkecil hati untuk bisa meraih cita-cita yang tinggi dalam berkarir sebagai PNS. Menerapkan kinerja yang baik, profesional, akuntabel dan melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi merupakan sarana untuk bisa mengupgrade diri para PNS.

"Diawali dengan kejujuran dan loyalitas terhadap organisasi sangat dibutuhkan agar bisa meraih cita-cita sebagai PNS. Selain itu, syarat yang dibutuhkan lainnya mau bersekolah lagi," jelasnya.

Lebih jauh, mantan Kabag Kepegawaian Ditjen AHU ini menegaskan kepada semua CPNS untuk menjauhi pungutan liar (pungli). Alasannya, pungli merupakan suatu penyakit yang harus diberantas dan jika tidak bisa merusak organisasi.

"Pungli merupakan penyakit yang menggerogoti dan menghancurkan sebuah organisasi, sehingga harus diberantas hingga ke akar-akarnya," tutupnya.

CPNS yang mengikuti pelatihan dasar gelombang kedua ini berjumlah 77 orang dan berasal dari berbagai wilayah di Malut. Usai pembukaan pelatihan, acara dilanjutkan dengan buka dan salat Maghrib bersama. (cul)
Komentar Anda

Berita Terkini