Menjelang Pungut,Hitung dan Rekapitulasi, KPU-Bawaslu Malut Gelar Bimtek Terpadu

/ Senin, 04 Juni 2018 / 00.02
Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin Saat Memberikan Sambutan  Kegiatan Bimtek Terpadu, Minggu (3/6)


TERNATE –Komisi pemilihan umum (KPU) Maluku Utara bersama badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Maluku Utara menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Terpadu  yang diikuti KPU dan Panwaslu 10 kabupaten/kota se Maluku Utara yang dilaksanakan di halmahera room grand dafam hotel Ternate. Minggu (03/6/2018) sore tadi.

Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo dalam sambutannya mengatakan, bimtek  digelar untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada penyelenggara pemilu terkait dengan proses pemungutan suara, perhitung suara dan rekapitulasi.

Dengan di laksanakannya kegiatan ini oleh dua lembaga yakni KPU dan Bawaslu diharapkan para penyelenggara pemilu mendapatkan pemahaman tersendiri, Selain itu kegiatan ini untuk membangun sinergitas bagi jajaran penyelenggara pemilu, untuk membangun pemahaman regulasi KPU dan pengawasan.Ucapnya

Bagi Syahrani kesamaan presepsi antara KPU dan Bawaslu sanggat di perlukan agar tercipta hasil yang maksimal.

Apa jadinya kalau antara KPU dan pengawas tidak satu presepsi, pastinya akan dimanfaatkan oleh para kontestasi (peserta)”,jelasnya

Sementara itu ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin pada kesempatan yang sama mengatakan, kekompakan sesama penyelenggaran KPU dan Bawaslus serta jajaran dibawahnya yang telah terbangun selama ini harus tetap dipertahankan.

“Seberat apapun keputusannya antara KPU dan Bawaslu harus saling berkordiniasi, sehingga muncul keputusan yang sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan”, kata Muksin Amrin.

Muksin berharap dengan bimtek bersama ini bisa memberikan pemahaman yang mendalam kepada para pihak baik KPU dan Panwaslu kabupaten/kota.

pasalnya dalam bimtek tersebut, KPU menyampaikan dari segi prosedur dan mekanismenya sedangkan Bawaslu menyampaikan bagaimana pengawasan,” jelas Muksin

Selain memberikan satu pemahaman yang sama dari sisi proses penyelenggara dan pengawasan bimtek terpadu itu juga dimaksudkan untuk memperkecil potensi pelanggaran yang dilakukan oleh kontetasi maupun jajaran penyelenggara pemilu sendiri.

Mengingat banyaknya persoalan yang timbul di tingkat kabupaten/kota, sehingga dirinya (Muksin) meminta supaya jajaran Panwaslu maupun KPU selalu melakukan koordinasi kepada  KPU dan Bawaslu di tingkat Provinsi.tutupnya (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini