Ombudsman Himbau Sekolah-Sekolah Konsisten Dalam Penerapan Zonasi

/ Jumat, 22 Juni 2018 / 18.18
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku Utara, Sofyan Ali

TERNATE - Agenda nasional penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK untuk wilayah Maluku Utara mulai dilaksanakan terhitung dari tanggal 22-23 Juni 2018. Adapun mekanisme yang baru diterapkan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara untuk PPDB tahun ini yaitu dengan memberlakukan sistem zonasi bagi tiap-tiap sekolah.

Berdasarkan hal tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku Utara, Sofyan Ali,  menghimbau agar para kepala sekolah SMA/SMK yang khususnya berada di Kota Ternate agar konsisten dengan mekanisme yang diberlakukan.

“Kami harap ada konsistensi dari kepala-kepala sekolah untuk menerapkan sistem zonasi hingga akhir pendaftaran, guna pemerataan jumlah peserta didik sesuai dengan daya tampung di masing-masing sekolah sebagaimana yang diatur dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB”, jelasnya saat ditemui di Kantor Perwakilan Ombudsman, Jumat (22/06/2018).

Selain itu menurutnya, dengan sistem zonasi yang diberlakukan sekarang diharapkan agar tidak terulang lagi problem yang sama di tahun sebelumnya pada PPDB tahun ini.

 “Yang terpenting adalah agar tidak ada lagi stigma sekolah favorit di masyarakat. Mengingat di tahun-tahun sebelumnya ada beberapa temuan Ombudsman dalam pelaksanaan PPDB, seperti menumpuknya siswa-siswa dengan perolehan nilai ujian nasional tertinggi pada sekolah-sekolah tertentu, sekolah-sekolah yang difavoritkan menerima peserta didik hingga melebihi kuota yang ditetapkan, serta adanya penerimaan siswa dengan berdasarkan jatah guru pada sekolah tertentu”, ungkapnya.

Nantinya, Ombudsman akan tetap mengawal proses PPDB SMA/SMK khususnya di Kota Ternate mulai dari proses pendaftaran, pengumuman kelulusan, hingga pendafatran ulang di beberapa sekolah yang menjadi sampel pengawasan. tutup Sofyan Ali. (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini