Sebar Berita Hoax, Terancam Pidana

/ Kamis, 21 Juni 2018 / 16.15
Kapolres Minsel, AKBP. Winardi Prabowo
MINSEL - Maraknya berita bohong atau hoax di media sosial, Polisi resort (Polres) Minahasa Selatan tidak segan-segan untuk menindak tegas para pelaku penebar berita bohon atau hoax.Hal ini disampaikan Kapolres Minahasa Selatan, AKBP. Winardi Prabowo saat ditemui di ruangannya. Kamis (21/06/2018).

"Barang siapa yang menyebarkan berita Hoax atau berita Palsu maka akan di kenakan dengan ancaman Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Hal ini sengaja dilakukan agar supaya bisa memberi efek jera kepada penyebar berita hoax yang ada di media sosial," ujar Kapolres

Kapolres juga menghimbau masyarakat yang suka mengirimkan kabar bohong bahkan mendistribusikan bisa dikenakan pidana penjara enam tahun dan denda Rp. 1 miliar.

“hal ini tentu sesuai Pasal 28 ayat 1 Undang-undang Informasi dan ITE, Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar," jelasnya

Ia juga meminta agar setiap orang harus berhati-hati dalam menyebarkan pesan berantai lewat perangkat elektronik.

"Setelah laporan diproses oleh pihak kepolisian, baru kemudian polisi bisa melakukan penyidikan dengan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan segenap operator telekomunikasi, untuk menangkap pelaku penyebar berita hoax," tutupnya. (Olive)
Komentar Anda

Berita Terkini