Walikota Tidore Marah, Ini Sanksinya Bagi Pejabat Malas

/ Selasa, 05 Juni 2018 / 11.53
Siti Sufiyani, Kabid Pengadaan, Pembinaan, Kesejahteraan BKPSDM Pemkot Tidore Kepulauan

TIDORE –Sejumlah pejabat esalon II, III dan IV serta sejumlah staf  yang tidak mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila Tanggal 1 Juni 2018 lalu. Hal itu membuat Walikota Tidore H. Ali Ibrahim marah,  sebab jumlah PNS yang harus mengikuti upacara sebanyak 720 orang, namun yang hadir berkisar 208 orang.

Usai pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Walikota Tidore H. Ali Ibrahim, menginstruksikan kepada Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Tidore Kepulauan, untuk  menginventarisasi pejabat yang tidak mengikuti upacara, dan  segera dibuat surat teguran serta melakukan penundaan pangkat.
Sementara pejabat tidak hadir di antaranya, Kepala Bagian keuangan, Kepala Organisasi, Kepala Dinas SKB, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Camat dan Lurah sebagian besar tidak hadir mengikuti upacara.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pembinaan dan Kesejahteraan BKPSDM Kota Tidore Kepulauan, Sitti Sufiyani menyatakan bahwa, saat upacara berlangsung hampir 75 persen tidak mengikuti upcara dari peserta yang hadir. Bahkan ada dinas yang tidak mengikuti upacara mulai dari pimpinan hingga staf.

" Ada dinas yang mengikuti upacara, namun stafnya tidak hadir sehingga namanya tidak di masukan, kami sudah di menyampaikan agar segera memasukan nama-nama namun hanya sampai saat ini belum semuanya di masukan," ujar Sitti kepada awak media di Tidore. Senin (4/5/2018) kemarin.

Lanjut Sitti, upacara seperti ini Kepala Dinas dan Kepala Bagian wajib hadir. Namun tidak mengikuti upacara, mereka juga tidak mengantongi surat izin atau pemberitahuan,  sehingga BKPSDM masih melakukan pengumpulan data untuk di sampaikan ke bapak Wali Kota.

“ Data-data ini akan disampaikan ke Pak Walikota, karena ini arahan beliau,” tandas Sitti.

Pejabat eselon II yang hadir dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila, yakni Kadis pendidikan, Kadis PU-PR, Kepala Baperlitban, Kadis Capilduk, Kadis lingkungan Hidup, BPKAD, BKPSDM, Kadis Perhubungan.

Sementara pejabat eselon III, yakni  Kepala Bagian Hukum, Kabag humas, Kabag Pemerintahan. Sedangkan, pejabat eselon IV masing-masing adalah Lurah Guraping, Lurah Mafututu, Lurah Tosa Lurah kalaoodi, Lurah Rum Balibunga serta Lurah Fobaharu. (dar)
Komentar Anda

Berita Terkini