Aksi Palang PKM Makian Barat, Bendahara Memilih Bungkam Seribu Bahasa

/ Rabu, 25 Juli 2018 / 13.58
Suasana Kantor Puskesmas Mateketen Kecamatan Makian Barat saat di Palang oleh Pegawai PKM. 
HALSEL- Anggaran pelayanan kesehatan BPJS untuk tenaga medis di puskesmas Mateketen Kecamatan Makian Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang diduga sengaja tak di bayarkan oleh kepala puskesmas mataketen berinisial HU alias Harjan Usman dan bendahara puskesmas Berinisial H alias Hajir sejak bulan juni 2017 sampai bulan juli 2018 yang berakibat mogok kerjanya  sejumlah tenaga medis dan pemalangan puskesmas Mataketen.

Menurut salah satu pegawai PKM yang enggan di sebutkan namanya yang mem publis informasi ke media ini, mengatakan besaran anggaran BPJS senilai Rp. 7.000,000  yang harus di bayarkan per triwulan (tiga bulan) sekali dari bulan juni 2017 hingga bulan juli 2018 tak perna di bayarkan sehingga total anggaran BPJS yang seharusnya di bayarkan sebesar Rp. 28.000,000 (28 juta).

 "karna tidak di bayarkan sama sekali, torang tidak akan buat pelayanan jika Kepala Puskesmas dan bendahara Puskesmas belum membayar anggaran BPJS selama satu tahun terakhir yakni terhitung bulan Juni 2017 sampai pada bulan Juli 2018, " Ancamnya

Dirinya (Pegawai Puskesmas) mengatakan alasan yang di sampaikan Kapus dan bendahara tidak memberikan anggaran BPJS lantaran akan dibuatkan batik PDH untuk tenaga medis. Akan tetapi hingga saat ini anggaran tersebut tidak digunakan  pembuatan batik PDH.

" Sesuai pernyataan Kapus, anggaran tersebut akan dibuatkan batik PDH untuk semua tenaga medis PKM Makian Barat. Tetapi hingga saat ini ketika ditelusuri anggaran BPJS tersebut tidak digunakan pembuatan seragam PDH. Ada apa? jangan sampai ada persekongkolan yang dilakukan Kapus dengan bendahara, " Tanyanya Kesal

“Kami akan melaporkan persoalan ini kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Halsel untuk memanggil Kapus dan bendahara untuk dimintai klarifikasi sebab anggaran tersebut tidak diberikan kepada tenaga medis,” Tegasnya

Menanggapi keluhan pegawai puskesmas tersebut media ini coba untuk melakukan konfirmasi melalui via Handphone (HP) dari selasa 24/7 malam sampai rabu 25/7  baik telpon maupun Surat Massa Singkat (SMS) ke nomor : 0853 4058 7xxx (bendahara Puskesmas) dengan tujuan memperoleh kejelasan namun upaya tersebut tak di tanggapi (bungkam seribu bahasa). (Red)
Komentar Anda

Berita Terkini