Bahas LKPD, DPRD Halbar Sindir Kasus Pinjaman Rp.159,5 Miliar

/ Senin, 30 Juli 2018 / 19.01
Wakil Ketua DPRD Halmahera Barat H. Saud Kadim.

HALBAR - Pembahasan Laporan Keuangan dan Pembangunan Daerah (LKPD) Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat, Senin (30/7) berlangsung hangat, ketika DPRD menyinggung kasus Pinjaman Pemda Halbar senilai Rp.159,5 Miliar yang saat ini tengah jadi isu perbincangan dikalangan masyarakat.

"Jadi terkait dengan penggunaan anggaran  tahun 2017 itu yang bersumber dari pinjaman kami anggota Banggar mempertanyakan ke TAPD rincian pengunaan pinjaman apa saja yang dibayar," ujar Wakil Ketua DPRD Halbar Ibnu H. Saud Kadim saat ditemui di gedung DPRD siang tadi.

Ibnu mengatakan, kondisi keuangan Pemda halbar di tahun 2017 mengalami devisit, sehingga kebijakan pemerintah untuk melakukan pinjaman ke pihak bank BPD untuk merealisasikan tuntutan pembayaran hutang tahun 2017.

 "ada beberapa perincian pembayaran hutang namun saya tidak bisa sebutkan disini karena terlalu banyak hutang di tahun 2017 itu," terang Ibnu.
"Jadi akhir dari rapat tadi kami bersepakat bahwa kalau memang ini belum cukup maka anggota banggar ke komisi masing-masing memanggil SKPD terkait  untuk mengkonfirmasi, " ujarnya

Menurut Ibnu, pihaknya memberikan deadline waktu hingga Rabu dan Kamis ini kalau memang ada waktu untuk komisi perlu tambahan keterangan lagi dari SKPD tinggal komisi mengundang Dinas bersangkutan. 

"Contohnya seperti BPJS bisa mengundang dinas kesehatan itu tugas komisi dua dan kemudian terkait dengan pembayaran pekerjaan proyek tinggal komisi tiga memangil Dina PU,” tegasnya. (ncs)

Komentar Anda

Berita Terkini