Cuaca Ekstrem, UPP Warning Nakhoda Kapal

/ Jumat, 13 Juli 2018 / 19.37
Kepala UPP Babang Rudy Mail.

HALSEL – Cuaca ekstrem yang melanda Maluku Utara beberapa hari belakangan ini membuat petugas pelabuhan harus ekstra waspada. Kewaspadaan tersebut mengingat moda transportasi laut masih menjadi salah satu transportasi utama bagi masyarakat Malut.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Babang, Halmahera Selatan, Rudy Mail menuturkan, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara untuk pemantauan perkembangan kondisi cuaca.

Informasi cuaca kemudian disebarkan kepada operator kapal dan nakhoda. ”Karena itu operator kapal dan nakhoda juga diminta memperhatikan kondisi cuaca yang aman dalam melaksanakan pelayaran,” tuturnya, Jumat (13/7/2018).

Salah satu upaya UPP Babang meningkatkan keselamatan pelayaran adalah melalui pemasangan spanduk ini.

Bila kondisi cuaca membahayakan keselamatan berlayar, Rudy menyatakan pihak UPP tak segan-segan menunda penerbitan surat perintah berlayar (SPB) kapal. SPB baru dikeluarkan jika cuaca dianggap benar-benar sudah aman untuk dilayari.

“Dan kepada masyarakat kami imbau untuk tetap mentaati aturan, sebab keselamatan pelayaran merupakan hal penting dan menjadi tanggung jawab bersama. Sesuai dengan imbauan kami ‘Lebih baik tidak berangkat, daripada tidak pernah sampai di tujuan,” ujarnya.

Dia menambahkan, seluruh operator kapal juga telah diwanti-wanti untuk tetap menjual tiket kepada penumpang sesuai kapasitas muat kapal. Kewajiban memiliki tiket sebelum berangkat juga untuk memudahkan petugas mengidentifikasi penumpang.

“Bahkan spanduk juga sudah kami pasang sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan pelayaran di laut. Semoga pelayaran kita berjalan aman dan selamat sampai tujuan,” tandas Rudy.(iel)
Komentar Anda

Berita Terkini