Dua Pejabat Pemkab Halbar Diperiksa Kejati Malut

/ Selasa, 17 Juli 2018 / 21.30
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

TERNATE - Tim penyidik satuan tugas khusus (satgatsus) Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) Kejaksaan Tinggi, Selasa (17/7/2018) kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua pejabat lingkup Kabupaten Halmahera Barat, diantaranya mantan kepala Bappeda Halbar inisial SJ dan Kepala Badan pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemkab Halbar inisial MM.

Keduanya diperiksa tim penyidik, terkait dugaan tindak pidana korupsi pinjaman ke Bank BPBD senilai Rp. 158 miliar, yang diduga terjadi tindak pidana korupsi, usai pemeriksaan Kasipenkum Kejati Malut Apris R. Ligua, menuturkan. Pemeriksaan hari ini (kemarin red) ada tiga orang yang dipanggil.

Namun yang hadir hanya dua orang masing-masing SJ dan MM,"Ada tiga yang dipanggil satu orang berhalangan hadir dua yang hadir dalam panggilan," ujar Apris. Sembari membenarkan pemeriksaan keduanya sejak pukul 10:30 hingga pukul 16:00 WIT, dan keduanya dicecer 22 pertanyaan.

Meski begitu, Apris menegaskan, terkait dengan materi pemeriksaan pihaknya belum bisa membeberkan ke awak media. Sebab, pemeriksaan hari ini masih sifatnya mendalami uraian perkara, serta mendalami unsur pidananya,"Hanya saja kasus ini ada dugaan tindak pidana korupsi. Namun besaranya belum bisa disimpulkan, setelah dilakukan gelar perkara," ungkapnya

Ia menambahkan, penyidik Kejati Malut, berupaya melaksanakan penyidikan kasus tersebut agar dalam waktu dekat bisa selesai,"Kami upayakan agar kasus tersebut cepat tuntas. Sehingga rencana pekan depan ada sejumlah pihak yang akan dipanggil untuk diperiksa," tukasnya.(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini