Hujan Lebat, Ruas Jalan Jailolo-Sidangoli Tertutup Longsor

/ Jumat, 06 Juli 2018 / 18.59
Kondisi ruas jalan yang menghubungkan Jailolo-Sidangoli sempat tertutup longsor setelah hujan deras mendera Malut sejak Kamis (5/7/2018) malam.

HALBAR -
Hujan deras yang mengguyur hampir sebagian besar daerah di Maluku Utara sejak Kamis (5/7/2018) malam hingga siang tadi menyebabkan longsor di beberapa titik.

Halmahera Barat adalah salah satu daerah yang merasakan dampaknya, dimana bukit di jalur utama ruas jalan Jere-Jere Jailolo ke Jailolo Selatan longsor.

"Namun tadi kami tenaga BPBD, tim Tagana dan Satpol PP sudah melakukan proses pembersihan dan masih berjalan," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Halbar Imran Lolori, Jumat (06/072018).

Imran mengakui, pembersihan longsor tersebut cukup memakan waktu yakni sejak pukul 12.00 WIT hingga sore hari. "Jadi kami dari tenaga BPBD dan tim Tagana maupun anggota Satpol masih melakukan pembersihan dengan memakai mobil pemadam dari Tagana untuk menyemprot pembersihan jalan dari arah Jailolo menuju Sidangoli," ucapnya.

Menurut Imran, curah hujan yang begitu tinggi membuat BPBD berkeliling melakukan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan banjir. Seperti di Desa Tedeng Kecamatan Jailolo, Desa Idam Kecamatan Sahu Timur dan Desa Lako Akelamo Kecamatan Sahu.

"Desa-desa itu seringkali terjadi langanan banjir ketika terjadi curah hujan lebat. Sampai saat ini air masih tergenang di Lako Akelamo," cetusnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Halmahera Barat agar tetap waspada saat menyeberang dari Jailolo menuju Ternate. "Dari BMKG Maluku Utara sudah memberikan isyarat perlu kita waspadai hati-hati terhadap cuaca alam yang melanda Maluku Utara, khususnyasaat berlayar," imbau Imran.

Sementara itu, untuk menanggulangi bencana saat ini, BPBD masih menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) milik daerah. "Untuk dana tanggap darurat kami usulkan di anggaran Perubahan 2018 sebesar Rp 78 miliar. Tapi itu masih sebatas usulan," pungkas Imran. (NCS)
Komentar Anda

Berita Terkini