Kejati Jamin Pinjaman Halbar Tetap Diproses

/ Rabu, 11 Juli 2018 / 23.00

Ida Bagus Nyoman Wismantanu. (Screenshot via website kejaksaan tinggi maluku utara)

MOROTAI - Kejaksaan Tinggi Maluku Utara memastikan pinjaman Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat 2018 yang diduga melanggar aturan bakal tetap diusut. Hal ini menyusul munculnya keraguan publik terhadap kasus pinjaman senilai Rp 159,5 miliar itu. Sejak disidik Kejati, perjalanan kasus yang diduga melibatkan Bupati Halbar Danny Missy tersebut tergolong lamban.

Kepala Kejati Malut, Ida Bagus Nyoman Wismantanu mengatakan, kasus tersebut bakal segera naik ke tahap penyidikan. Saat ini, penyidik tinggal menunggu pengumpulan bukti dan keterangan. 

"Kasus tersebut masih dalam tahap pengumpulan bukti dan keterangan. Namun kami tetap komitmen untuk menuntaskan kasus tersebut," kata Wismantanu ketika ditemui di acara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa di Pulau Morotai, Rabu (11/7/2018).

Ia menambahkan, setelah semua tahapan dilalui dan dirasa sudah cukup bukti, penyidik akan menyimpulkan sekaligus menentukan siapa tersangka kasus tersebut. Wismantanu memastikan Bupati Danny juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan. 
"Pemanggilan Bupati Halbar pasti akan dilakukan, tapi kita menunggu waktu yang tepat setelah dilakukan pengumpulan bukti-bukti," ungkapnya.

Menurutnya, kasus ini juga tengah dilidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, Kejaksaan tetap akan melanjutkan prosesnya sesuai kesepakatan bersama KPK dan Polri. "Jadi kami akan terus melakukan penyelidikan dan kalau bisa kita akan tingkatkan ke tahap penyidikan," tandasnya.(NCS)

Komentar Anda

Berita Terkini