Kembali Nakhodai Hanura Halsel, Iswan Hasjim Tetap Akomodir Kubu Seberang

/ Minggu, 08 Juli 2018 / 19.39

Iswan Hasjim. (Screenshot via facebook Iswan Hasjim)

HALSEL - Kisruh kepengurusan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tak membuat Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim gentar. Iswan yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Hanura Halsel di bawah Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) kini merebut kembali tahtanya setelah sempat didepak oleh kepengurusan versi Ketum Daryatmo.
 
Pengambilalihan kepemimpinan Hanura Halsel tak lepas dari putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menetapkan OSO tetap sebagai Ketum dan Sarifuddin Sudding sebagai Sekretaris Jenderal.

Iswan yang dikonfirmasi Minggu (8/7/2018) menuturkan, setelah mengambilalih kepengurusan Hanura Halsel, pihaknya fokus menghadapi Pemilihan Legislatif 2019. Menurutnya, untuk Pileg mendatang Hanura menargetkan minimal empat kursi di DPRD. "Insha Allah target satu fraksi," ujarnya.

Dalam Pileg lalu, Hanura hanya berhasil mendapatkan dua kursi di DPRD. Dua kursi tersebut diduduki Robby Sondakh dan Antoni Mahad. Robby merupakan politikus Hanura yang sempat mendepak posisi Iswan saat kisruh kemarin.

Usai men-take over kepemimpinan Hanura, Iswan diketahui langsung memimpin rapat partai di Sekretariat DPC Hanura. Dalam rapat tersebut, dibahas soal perekrutan bakal calon legislatif yang akan diakomodir Hanura.

Iswan menambahkan, Hanura di bawah kepemimpinannya merekrut bacaleg berdasarkan kemampuan dan elektabilitas. Bukan berdasarkan faktor suka tidak suka. Karena itu, ia tak menutup kemungkinan Robby pun bakal tetap direkrut.

"Kita harus melihat tingkat elektabilitasnya. Jika setingkat Pak Robby, saya yakin itu (elektabilitasnya). Tapi yang lain harus dianalisis dulu, jika kuota mencukupi," katanya.

Menunggu SK

Sementara Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halsel Darmin Hi Hasyim menuturkan, hingga kini KPU masih menunggu Surat Keputusan (SK) kepengurusan Partai Hanura di tingkat provinsi maupun kabupaten. Sebelumnya KPU RI telah menyurat ke Dewan Pimpinan Pusat Hanura agar menerbitkan SK dimaksud.

"Jadi menindaklanjuti surat Kemenkumham pada 29 Juni 2018, maka KPU Pusat pada 2 Juli lalu sudah menyurat ke DPP Hanura agar segera menyampaikan SK kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pada poin 4 surat KPU itu disebutkan bahwa sebagai pedoman dalam pencalonan anggota DPRD maka DPP Hanura diminta menyampaikan susunan kepengurusan dalam waktu yang tidak terlalu lama, mengingat tahapan pendaftaran bakal calon DPRD kabupaten/kota dan provinsi dilaksanakan sejak 4 Juli sampai 17 Juli 2018," tuturnya.

Saat ini, struktur kepengurusan Hanura Halsel di sistem informasi partai politik (sipol) masih dibiarkan kosong. Menurut Darmin, selama DPP belum mengeluarkan SK terbaru, maka sipol Hanura belum dapat diisi.

"Jadi KPU pada dasarnya hanya menunggu SK kepengurusan yang harus diterbitkan DPP berdasarkan SK Kemenkumham Nomor M.HH-22.AH.11.01. Soal versi-versian itu urusan internal partai," tandasnya. (iel)

Komentar Anda

Berita Terkini