KPU Halut Jamin Form C1 Aman dalam Insiden Pembukaan Kotak Suara

/ Selasa, 03 Juli 2018 / 21.14
Ketua KPU Halut Muchlis Kharie. (Screenshot via facebook Muchlis Kharie)
HALUT - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara Muchlis Kharie membantah dugaan keterlibatan dirinya dalam insiden dibukanya kotak suara dari Kecamatan Galela Utara. Muchlis menuturkan, dirinya telah diperiksa Panitia Pengawas Pemilu dan sudah memberikan keterangan sebenarnya. Bersama dua komisionernya, Rasmin Abd. Mutalib dan Mustahid Kolono, ketiganya diperiksa atas kejadian tersebut. 
"Kami memang dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait dibukanya kotak suara itu," tuturnya kepada awak media, Selasa (3/7/2018). Meski begitu, Muchlis menjelaskan ia dan Mustahid tak ada kaitan apapun dengan insiden tersebut. Menurutnya, pembukaan kotak itu dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Galut atas perintah Rasmin.
"Memang diperintahkan oleh salah satu komisioner kepada anggota PPK Galut. Namun itu tidak dilakukan sepihak," ungkapnya. Dia menjelaskan, Rasmin terpaksa meminta dibukanya kotak suara lantaran dokumen form DA1 ikut dimasukkan ke dalam kotak. Padahal, DA1 merupakan pegangan penting untuk KPU. "Karena itu dibuka untuk diambil kembali formnya," katanya. Meski begitu, dia memastikan pembukaam kotak tersebut telah melibatkan semua saksi pasangam calon. Para saksi sudah dihubungi melalui telepon untuk datang menyaksikan pembukaan kotak. 
"Semua saksi datang. Dan bukan saya yang memerintahkan dibukanya kotak itu," jelas Muchlis. Dia juga menjamin tak ada unsur pidana maupun pelanggaran dalam peristiwa tersebut. Sebab Form C1 sama sekali tak diutak-atik. 
"Tidak ada perubahan pada Form C1. Dan saya jamin itu. Karena mereka buka kotak cuma untuk ambil DA1," tegasnya.(zar)
Komentar Anda

Berita Terkini