Mantan Ketua DPW PAN Malut Dukung Putusan MK

/ Kamis, 26 Juli 2018 / 22.14
Ketua Panglima institute, sekolah hukum dan bisnis Jakarta, Sahrin Hamid
TERNATE - Mahkamah Konstitusi (MK) baru saja membuat putusan Nomor : 30/PUU-XVI/2018 terkait pengujian Pasal Pasal 182 huruf l UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dalam putusan tersebut menjelaskan bahwa pengurus partai politik (parpol) dilarang merangkap menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terhitung sejak Pemilu 2019 dan seterusnya.

Menurut Ketua Panglima institute, sekolah hukum dan bisnis Jakarta Sahrin Hamid, Putusan yang di keluarkan MK sudah tepat, sebagaimana semangat konstitusi yang menghadirkan dua kamar (bikameral) dalam lembaga Negara kita. DPR sebagai representasi suara rakyat melalui partai Politik dan DPD adalah representasi aspirasi Daerah.


“Jadi yang satu mewakili suara dan kepentingan rakyat dari berbagai spektrum ideologis partai, sementara DPD mewakili aspek kewilayahan dan kepentingan daerah”. Jelasnya
"ini menjadi awal yang baik untuk menata ketatanegaraan kita, sehingga pembagian tugas, fungsi dan sumber rekruitmen menjadi jelas". Lanjut Sahrin Hamid kepada reporter Media ini Kamis (26/07/2018)


Lanjutnya, menjelaskan latar historis (Sejarah) DPD, bahwa kehadiran DPD semangatnya adalah mengganti Fraksi Utusan Daerah (FUD) yang pernah ada dalam lembaga ketatanegaraan kita, Kini berubah menjadi DPD.


"Sehingga kedepan, anggota DPD adalah benar-benar menjadi jembatan aspirasi Daerah, yang memiliki kemampuan dan kesungguhan untuk menyuarakan aspirasi dan kepentingan Daerah. Karna yang diwakilinya adalah Daerah, bukan mewakili kepentingan partai". Ucapnya


Untuk diketahui, Sahrin Hamid, 4 tahun lalu juga merupakan Ketua DPW PAN Malut, dan sejak tahun 2015 Ko In, sapaan akrabnya, tidak lagi menjadi Pengurus Partai. 


“saat ini saya telah mendaftar sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI dan berkasnya telah dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) oleh KPU Propinsi Malut, Sehingga menurutnya, pencalonannya sudah selaras dengan putusan MK” tuturnya (cul)
Komentar Anda

Berita Terkini