Operasi Gabungan, Samsat Temukan Pajak Palsu

/ Jumat, 13 Juli 2018 / 00.11

Kepala UPTD samsat halbar Farida Dorado.

HALBAR – Penertiban kendaraan dengan cara operasi gabungan antara UPTD Samsat, Dinas Perhubungan, dan Polres Halmahera Barat berhasil menjaring sejumlah kendaraan bermasalah. Diantaranya adalah pemalsuan pajak kendaraan. Salah satu yang ditemukan adalah dump truck bernomor polisi DG 8035 NU milik Elvis Ongky.

Kepala UPTD Samsat Halbar, Farida Dorado ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/7/2018), membenarkan adanya temuan tersebut. Pajak kendaraan tersebut, katanya, dibuat seakan dikeluarkan oleh Samsat Tobelo, Halmahera Utara. 

"Iya, jadi temuan adanya pajak kendaraan palsu tersebut berawal dari hasil operasi gabungan yang kami lakukan. Dan saat pemeriksaan pajak kendaraan tersebut yang dikeluarkan oleh pengendara, terdapat kecurigaan atas pajak yang di keluarkan Samsat Tobelo itu," jelasnya.

Kecurigaan tersebut membuatnya memerintahkan stafnya untuk melakukan pengecekan. Ternyata benar, pajak yang digunakan memang palsu. Kendaraan itu pun langsung diamankan. 

“Untuk mencari tahu orang yang mengeluarkan pajak palsu itu, kami akan melakukan pemanggilan kepada pemilik kendaraan," kata Farida.

Operasi gabungan sendiri digelar selama 9 hari sejak 1-9 Juli. Dalam operasi tersebut, petugas fokus menyasar kendaraan dari luar Halbar. Setidaknya ada 54 kendaraan yang terjaring, 19 diantaranya berasal dari luar. 

”Operasi ini difokuskan di Kecamatan Jailolo. Selanjutnya kami akan gelar di kecamatan-kecamatan lain,” tutur Farida.

Kendaraan-kendaraan yang diamankan langsung ditindaklanjuti. Farida juga mengimbau pemilik kendaraan berpelat hitam yang digunakan untuk mengangkut penumpang agar segera mengalihkan ke pelat kuning. "Sedang kendaraan dari luar yang beroperasi di Halbar agar secepatnya melakukan mutasi berkas kendaraan ke Halbar," tegasnya.(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini