PNS Halut Gigit Jari, Gaji 13 Kemungkinan Cair Agustus

/ Rabu, 11 Juli 2018 / 22.02
Abd. Azis Bopeng

HALUT - Hingga pertengahan Juli 2018, pencairan gaji 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) belum terealisasi. Padahal, pemerintah pusat menjadwalkan pencairan dilakukan sejak awal Juli. Hal ini dikeluhkan sejumlah PNS di lingkup Pemkab Halut. 

"Tentu kami sebagai PNS sangat membutuhkan gaji 13. Apalagi  kebutuhan tahun ajaran baru untuk pendidikan anak saat ini," jelas sejumlah PNS yang enggan namanya dipublikasikan, Rabu (11/7/2018).

Keterlambatan ini diakui Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Halut Abd. Azis Bopeng. Ketika dikonfirmasi, Azis menuturkan keterlambatan tersebut disebabkan pembayaran dana bagi hasil (DBH) dari provinsi maupun pusat belum juga terealisasi. Saat ini pihaknya berupaya melakukan koordinasi ke pempus terkait peluncuran dana DBH untuk pembayaran gaji 13 seluruh PNS di Halut. "Total gaji 13 berkisar Rp 12,6 miliar,
untuk 3.375 PNS se-Kabupaten Halut," jelasnya.

Azis juga membantah jika keterlambatan ini diakibatkan kosongnya kas daerah. Menurutnya, saat ini posisi kas pada triwulan III masih tersedia. "Hanya saja tidak mencukupi untuk pembayaran gaji 13," tuturnya.

Karena itu, sambung Azis, masih dibutuhkan anggaran DBH untuk direalisasikan tanpa perlu mengambil dari pos anggaran lain. "Posisi kas saat ini masih tersedia, cuma belum memungkinkan untuk membayar gaji 13. Karena gaji 13 saja membutuhkan anggaran sekitar Rp 12,6 miliar," tambahnya.

Dia memprediksi, awal Agustus baru para PNS Halut bisa merasakan gaji 13. "Namun kami berupaya agar dibayarkan di bulan Juli ini jika beberapa dana bagi hasil yang sementara ini saya konfirmasi ke pusat bisa dicairkan di bulan Juli ini juga,” tandasnya.(Jaha)

Komentar Anda

Berita Terkini