Proyek Sanitas PUPR Halbar Masih Kabur

/ Jumat, 13 Juli 2018 / 00.23

Kabid Cipta Karya PUPR Halmahera Barat Robert Faldy.

HALBAR - Proses pengusulan proyek sanitasi dan air bersih di Halmahera Barat untuk tahun 2019 tampaknya belum menemui kepastian. Sebelumnya, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 22 miliar untuk program tersebut. 

Hanya saja hingga dalam APBD Perubahan 2018, usulan tersebut masih belum pasti bakal diakomodir. "Tahun 2019 dengan total anggaran Rp 22 miliar lebih. Untuk  APBD-P belum ada. Saya belum tahu berapa yang diberikan ruang, biasanya di waktu injury time," kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Robert Faldy, Kamis (12/7/2018).

Menurut Robert, yang diusulkan diantaranya pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan mandi cuci kakus (MCK). "Kemudian air minum peningkatan kualitas pembangunan baru, dan ditambah lagi untuk pengembangan kualitas SR Pamsimas," tuturnya.

Dia menambahkan, pada 2018 proyek pembangunan air bersih sudah mulai jalan. Sementara yang belum sama sekali adalah sanitasi.

“Air bersih batas waktunya September-Oktober 2018 dengan anggaran Rp 8 miliar. Rata-rata setiap item dari air bersih sudah dicairkan 30 persen. Sementara sanitasi  Rp 22 miliar, khusus di Bidang Cipta Karya," tandasnya.(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini