Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai Digelar

/ Kamis, 05 Juli 2018 / 02.05
Sosialisasi bantuan non tunai di SMK Negeri 1 Tidore Kepulauan, Rabu (4/7/2018)


 TIDORE - Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang merupakan program pengganti bahan rastra digelar di Kota Tidore Kepulauan, Rabu (4/7/2018). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial ini dibuka Asisten Setda Bidang Ekonomi dan Kesra Muhammad Yasin dan bertempat di aula SMK Negeri 1 Tikep.

Yasin dalam sambutannya menyampaikan, untuk lebih meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran program, maka Rastra diamanatkan agar dapat bertransformasi dari pola subsidi menjadi pola bantuan sosial pangan. Dimana bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara non tunai sehingga dari sisi penerima manfaat ini akan mendorong perilaku produktif penerima bantuan dan menunjukkan akumulasi aset masyarakat melalui fleksibilitas waktu penarikan bantuan dan kesempatan menabung. 

"Untuk keberhasilan pelaksanaan program ini ke depannya perlu kita dukung dengan berbagai upaya diantaranya mengawasi secara bersama-sama, serta kepedulian kita semua dalam memverifikasi dan validasi data yang dilaksanakan oleh instansi terkait, dalam hal ini Dinas Sosial serta petugas lapangan yaitu tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) di wilayah kecamatan masing-masing beserta pendampingnya, sehingga ke depan program ini berjalan sesuai yang kita harapkan atau tidak salah sasaran," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Amir Grotomole menuturkan, tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah agar dapat diketahui jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang ada di wilayah masing-masing. Mereka ini adalah penerima bantuan sosial rastra yang nantinya akan dialihkan ke BPNT. 

"Yang proses penerimaannya disalurkan atau ditukar melalui e-Warung (kube Jasa) yang sudah dibentuk di lima kecamatan, serta tata cara pergantian KPM bila dianggap tidak tepat sasaran atau sudah tidak layak lagi untuk menerima bantuan tersebut," ungkapnya.

Peserta yang hadir pada kegaitan tersebut berjumlah 110 orang yang terdiri dari aparatur pemerintah desa/kelurahan, kecamatan, TKSK dan PKH, serta pengurus e-Warung atau Kube Jasa.(Dar)

Komentar Anda

Berita Terkini