Tiga Petahana Gerindra Halut ''Anyor''

/ Senin, 16 Juli 2018 / 20.30
Sekretaris DPC Partai Gerindra Halmahera Utara Husni Amal

HALUT - Tiga anggota DPRD Halmahera Utara dari fraksi Partai Gerindra, yakni Bahardi Ngongira, Chelie Sangkuang, dan Ayub Lambutu dipastikan tak akan mengikuti kontestan pemilihan legislatif 2019 sebagai kader Gerindra.

Pasalnya, ketiga anggota DPRD aktif tersebut dalam waktu dekat bakal di-PAW. Bahardi, Chelie, dan Ayub hengkang dari Gerindra lantaran nama mereka tak lagi diakomodir dalam pileg mendatang.

"Mereka dikenakan sanksi pada putusan Rakordasus beberapa waktu lalu, sehingga mereka tidak diperkenankan lagi untuk mencalonkan diri sebagai peserta bacaleg tahun 2019," jelas Sekretaris DPC Partai Gerindra Halut Husni Amal, Senin (16/7/2018).

Husni menambahkan, ketiganya dicoret dari daftar caleg sementara (DCS) lantaran telah melakukan beberapa pelanggaran. Yakni ketidakdisiplinan serta sikap cuek terhadap agenda partai.

"Pelanggaran yang dilakukan mereka tentu bisa dikatakan bahwa mereka sendiri yang mengeksekusi diri mereka sendiri. Sehingga jangan salahkan partai atas sanksi yang diberikan. Dan secara lembaga kami masih menganggap mereka sebagai kader selama tidak ada perubahan pada KTA," ujarnya.

Sementara Bahardi Ngongira ketika dikonfirmasi mengatakan, sanksi yang diberikan partai merupakan pukulan terberat baginya. Sebab partai secara tidak langsung telah membatasi hak konstitusi kader yang hendak maju sebagai caleg periode 2019-2024. Bahardi menegaskan, dirinya bakal pindah partai jika memang tak lagi diakomodir.

"Kan hak konstitusi kita dibatasi. Maka mau tidak mau kita harus pindah ke perahu lain. Kita lihat saja sampai DCS dimasukkan ke KPU," katanya.

Selain tiga kader Gerindra itu, informasi yang dihimpun nusantaratimur.com, Partai NasDem juga tak mengakomodir nama salah satu bacaleg yang merupakan anggota DPRD aktif saat ini. Dia adalah Nelman Tahe. NasDem sendiri telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Senin tadi.(jaha)
Komentar Anda

Berita Terkini