2019, Pemda Halut Upayakan Bangun Setapak Mamuya-Dukono

/ Minggu, 05 Agustus 2018 / 21.27
Syahril Djurumudi (Kepala Disparbud Halut)

HALUT - Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berencana memoles wajah destinasi wisata yang tersebar di sejumlah titik. Salah satunya membangun jalan Stapak dari desa mamuya kecamatan Galela hingga ke puncak gunung Dukono pada 2019 mendatang.

Kepala Disparbud Halut Syahril Djurumudi kepada awak media mengatakan. Pihaknya telah mengusulkan pembangunan jalan stapak di Pemerintah Pusat (Pempus)  yang jaraknya 14 kilo dari desa Mamuya ke puncak Dukono dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019.

"Anggaran di usulkan sebesar Rp. 27 Miliar yang di peruntukkan membangun jalan stapak sepanjang 14 Kilo."Jelas Syahril Minggu (05/08) kemarin

Ia menambahkan, tujuannya dibangun jalan stapak tersebut untuk mempercepat rentan kendali perjalanan para wisatawan lokal maupun asing yang berkunjung ke puncak Gunung Dukono

"Biasanya perjalanan menuju puncak dukono menempuh waktu perjalanan kurang lebih 4 jam. Jika sudah ter realisasi pembangunan stapak maka hanya 2-3 jam saja para wisatawan sudah sampai ke puncak dukono." Tandasnya

Selain pembangunan Jalan Stapak,  Lanjut Syahril. Adapun usulan pembangunan sarana dan prasarana pendukung spot wisata bawah laut yang terkenal Underwater Vulkanonya di perairan desa Pune. Ini yang di yakini menjadi destinasi yang akan di buru para wisatawan asing.

" Total usulan dana pembangunan Infrasteukturnya Rp.  3,2 Miliar yang terdiri dari pembangunan Jembatan Jetty Rp. 700 juta, Dive Centre Rp. 2 Milyar, dan Toilet/ruang ganti : 500 juta. Kemudian respon Pempus sendiri ada tirik terang dan kami harap. Mudah-mudahan bisa di realisasikan."Katanya (Jaha)
Komentar Anda

Berita Terkini