Bawaslu Malut Terima Pengajuan Sengketa DCS Partai Golkar

/ Senin, 27 Agustus 2018 / 19.00
Mediasi Sengketa Daftar Calon Sementara (DCS). Senin (27/8).
TERNATE - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut) secara marathon menggelar mediasi atas pengajuan sengketa Daftar Calon Sementara (DCS) yang diajukan empat Partai Politik (Parpol), Senin (27/8/2018) pagi hingga siang.

Keempat Parpol yang mengajukan sengketa atas putusan KPU Malut terkait penetapan DCS yakni, Partai Golongan karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Berkarya.

Tim mediasi Bawaslu Provinsi terdiri dari Aslan Hasan (Ketua) dan Ikbal Ali dan Dr. Fahrul Abd Muid. Mediasinya berlangsung lancar sejak pukul 09.15 hingga pukul 12.00 WIT.

"Hasilnya, dari sekian yang diajukan hanya satu (dalil) yang diterima termohon (KPU Provinsi Malut) yakni, atas permohonan partai Golkar atas nama Caleg Sugiyanto Arif dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Halmahera Selatan,"beber kepala Sub Bagian Hukum, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Malut, Irwanto Djurumudi. Senin (27/8/2018)

Meski demikian, mediasi masih akan dilajutkan terkait dengan diterimanya satu permohonan tersebut. “akan dilakukan uji pembuktian atas syarat surat kesehatan yang menjadi dasar diterimanya permohonan tersebut oleh KPU Malut pada Selasa (28/8) besok,” jelasnya.

Lanjut Irwanto, karena hanya satu dalil yang diterima termohon, maka seluruh pengajuan sengketa akan dilanjutkan pada tahapan ajudikasi mulai 29/8 mendatang. “ masih ada dua dalil gugatan yang diajukan Partai Golkar karena dari tiga hanya satu yang diterima,” tuturnya. (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini