Diduga Takut di Audit, Bawaslu Tolak Surat Inspektorat Malut

Editor: Admin author photo
Kepala Inspektorat Malut Bambang Hermawan

SOFIFI
-  Dugaan kasus penyalahgunaan anggaran Surat  Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang  menyeret sejumlah anggota Komisioner Bawaslu Maluku Utara (Malut) sampai detik ini belum ada kejelasan. Lantaran Bawaslu Malut menolak untuk dilakukan audit oleh Inspektorat Provinsi Malut. 


“ Padahal sudah tiga kali Inspektorat melayangkan surat akan tetapi selalu ditolak. Ada apa dengan Bawaslu sehingga ketakutan saat akan di audit realisasi anggarannya.” terang Kepala Inspektorat Provinsi Malut Bambang Hermawan kepada awak media usai upacara 17 Agustus di Sofifi. Jumat (17/8/2018) pagi tadi.

Dengan demikian, alasan ketua Bawaslu Malut itu tidak rasional. Sebab dia (Muksin-red) menyatakan anggaran penyelenggara bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Padahal bukti Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) itu diterbitkan Pemprov  otomatis anggaranya bersumber APBD bukan APBN.

“ Inilah yang menjadi dasar Ketua Bawaslu Malut menolak. Akan tetapi, Muksin tidak mengerti dan tidak bisa bedakan antara APBN dan APBD,” ujar Bambang.

Dengan begitu,  Kata Bambang, Inspektorat bertugas memantau pelaksanaan dari penggunaan anggaran yang diduga fiktif. 

“ Muksin harus paham betul tugas dan tanggung jawab Inspektorat. Kenapa Bawaslu harus takut kalaupun tidak ada kesalahan, dana penyelenggara ini kan bersumber dari APBD, kenapa harus takut,” tukasnya.

Meskipun Bawaslu Malut bersikeras menolak audit Inspektorat. Menurut dia, ada kecurigaan, ada sesuatu yang dirahasiakan Bawaslu Malut hingga ditolak untuk di audit. Namun Inspektorat yakin ada penyimpangan terkait dengan penggunaan anggaran di Bawaslu Malut sehingga mereka tolak surat perintah pemeriksaan audit yang dikeluarkan Inspektorat.

“ Kami sudah menyurat ke Kementerian Dalam Negeri dan Direktorat Jenderal Inspektorat untuk menjadi pertimbangan, namun akhir bulan Agustus pasti ketahuan kebenarannya dugaan tersebut,” tutupnya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini