Disebut 'Masuk Angin' Imelda Tantang DPRD Halbar

/ Rabu, 08 Agustus 2018 / 14.01
  1. Aktivis perempuan Halbar Imelda Tude.

HALBAR - Menyikapi pernyataan Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Riswan Hi Kadam, di sejumlah media yang menyatakan OKP dan LSM mengawal kasus pinjaman Pemkab Halbar senilai 159,500 Milliar Masuk Angin”, mendapat tanggapan serius aktivis perempuan Halbar Imelda Tude, yang getol mengawal Kasus pinjaman Pemkab Halbar ini.

"Jika pinjaman suda sesuai mekanisme kenapa masih di persoalkan oleh DPRD Halbar sendiri. jika suda sesuai mekanisme maka pinjaman ini suda di mulai di Perencanaan, tergambar di RPJMD melalui tahapan musrembang OPD dan APBD 2018,” ujar Imelda, Rabu (8/8).

Ia menambahkan, masalah pinjaman ini juga harus di bahas di tingkat fraksi DPRD dan harus mendapatkan persetujuan DPRD melalui Paripurna DPRD. Dimana PP 30 tahun 2011 tentang pinjaman daerah sangat jelas mengaturnya. Menurutnya sangat tak masuk diakal jika seorang anggota legislatif mengatakan kami “masuk angin”.

"Saya tantang pak Riswan untuk membuat diskusi publik dan undang seluruh aktivis  dan LSM Halbar, DPRD Halbar dan Pemkab Halbar untuk menyikapi prokontra Pinjaman Pemkab Halbar,” tegas melda sapaan akrabnya.

Menurut Melda, Progres di lapangan terkait 13 item kegiatan yang di danai pinjaman tidak jelas, belum ada penandatanganan kontrak kerja suda dua bulan lebih padahal suda ada pemenang tendernya.

"untuk itu saya perlu tegaskan kepada teman-teman wakil Rakyat DPRD Halbar untuk berhati-hati dalam pembahasan APBDP 2018 karena yang kami lihat Pendapatan daerah sengaja di rancang naik dengan asumsi penerimaan dana CSR PT. NHM. DPRD Halbar tidak boleh terjebak, ini masih sifatnya pengajuan ke kementrian ESDEM, masih bersifat pengajuan jadi belum ada kepastian,” tuturnya.

Ia menghimbau anggota DPRD untuk mengawal ketat 13 item kegiatan yang di danai oleh pinjaman senilai 159,5 Miliar.

"kami 8 lembaga LSM/NGO/CSO yang suda memberikan petisi kepada Kejati Malut Selalu mengawal ketat kasus pinjaman ini,” katanya. (ncs)

Komentar Anda

Berita Terkini