Harga BBM di SPBU Jailolo Normal, Harga Pengecer Meroket

/ Rabu, 08 Agustus 2018 / 20.02
Martinus Djawas, Kadis Perindagkop Halbar
HALBAR - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan pertamax di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) selama beberapa hari lalu dapat teratasi dan sudah mulai normal pelayanannya. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakkop) Halbar, Martinus Djawa, kepada sejumlah awak media dilingkup Kantor Bupati Halbar, Rabu (08/08/2018). 

Menurutnya, terjadinya antrean panjang kendaraan di Sentral Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jailolo, karena terjadi kekosongan selama 4 hari lalu itu. 

" Dan juga karena ada pengalihan armada pengakutan sehingga terjadi kekosongan tersebut," ungkapnya. 

Tetapi setelah dilakukan koordinasi, mereka (Pertamina) siap melayani dengan menggunakan armada yang lebih besar, asalkan dilakukan perbaikan jembatan Ratem, Kecamatan Jailolo Selatan (Jalsel) yang hingga saat ini masih menggunakan batang kelapa, olehnya itu, kami telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Halbar guna secepatnya dilakukan perbaikan. 

" Selain itu, kami juga telah melakukan penghentian pelayanan pembelian menggunakan jerigen, terkecuali untuk nelayan dan petani, guna mengantisipasi antrean panjang yang berlanjut," ucap Martinus. 

Namun ketika disentil terkait dengan kenaikan harga BBM di Depot - Depot, dirinya mengakui telah melakukan menurunkan sejumlah tim untuk mengetahui hal tersebut. 

" Ternyata, ada orang yang sengaja memanfaatkan kelangkaan itu untuk menaikkan strategi itu, tadi kami sudah melacak dan temukan orangnya," terangnya. 

Lanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perijinan selaku instansi pemberi ijin usaha penjualan BBM, dan memanggil kepada yang bersangkutan untuk diingatkan, bila masih dilakukan maka akan dicabut ijinnya," tegas Martinus.

Perlu diketahui kestabilan harga BBM di SPBU Jailolo,  namun pengecer di beberapa tempat masih terdapat harga meroket di atas Rp 15.000 per Liter.(ncs)

Komentar Anda

Berita Terkini