Hilang Sejak Kemarin, Dua Nelayan Tobelo di Temukan Selamat

/ Minggu, 05 Agustus 2018 / 14.27
Proses Evakuasi para Korban oleh Tim Rescue Pos SAR Tobelo menujuh Desa Marimoi. Minggu (5/8) 

TERNATE – Upaya pencarian dua nelayan asal tobelo yakni Firjai Sabeta (23) dan Ibrahim Famrin (43) yang diikabarkan hilang kontak pada Koordinat 01°54.207'N / 128°25.525'E saat mencari ikan di sekitar perairan  Kabupaten Morotai tepatnya di desa Daeo oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate melalui Tim Rescue Pos SAR Tobelo menemui hasil. Mnggu (5/8/2018)

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan media ini, kedua nelayan telah berhasil di temuan di sekitar rompong di depan Desa Marimoi, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) oleh Masyarakat sekitar.

Saat di konfirmasi oleh wartawan media ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate, Muhammad Arafah membenarkan terkait di temukanya dua nelayan asal Tobelo yang di kabarkan hilang sejak (4/8) kemarin.

“kami menerima info via Telepon dari Keluarga korban bahwa masyarakat nelayan melihat kedua korban berada di sekitar rompong di depan Desa Marimoi, Halmahera Timur,”.bebernya berdasarkan informasi pihak keluarga.

Lanjutnya, dengan informasi yang diterima, tim rescue yang menggunakan RIB 03 Tobelo langsun bergerak menuju lokasi yang di maksud. “sesampainya di lokasi RIB 03 Tobelo berhasil menemukan perahu bodi fiber bersama dengan 2 nelayan yang dikabarkan hilang,” Ungkapnya

Menurutnya, berdasarkan informasi anggotanya dilapangan kedua nelayan di temukan dalam  keadaan Selamat dan sedang memperbaiki mesin perahu yang mengalami kerusakan.

“ selanjutnya, kedua nelayan langsun dievakuasi menggunakan RIB 03 Tobelo menuju Desa Marimoi, Halmahera Timur tepatnya di rumah sekertaris Desa untuk diberikan perawatan dan beristirahat sementara, sekaligus RIB 03 Tobelo melakukan pengisian BBM”. jelasnya

Usai melakukan pengisian BBM, selanjutnya RIB 03 Tobelo bergerak kembali menuju Pelabuhan Tobelo dan  kedua nelayan tersebut tetap tinggal di Desa Marimoi untuk melakukan perbaikan mesin perahu mereka dan akan kembali menuju Desa Daeo, Pulau Morotai setelah mesin selesai di perbaiki dan dapat di gunakan lagi. Tuturnya (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini