Jembatan Koma dan Saroto Jadi Wilayah Potensi Desa Tuada

/ Kamis, 09 Agustus 2018 / 00.40
Penyelesaian Masalah Izin dua proyek pembangunan jembatan sungai Koma dan Saroto yang di fasilitasi, Camat Jailolo, Muhlis. Rabu (8/8)

HALBAR – pemerintah Kecamatan Jailolo akhirnya menindaklanjuti permasalahan Izin dua proyek pembangunan jembatan sungai Koma dan Saroto, yang sempat di boikot oleh warga Desa Tuada pekan Kemarin, permasalahan tersebut berkhir dengan keputusan dua jembatan tersebut masuk pada wilayah potensi Desa Tuada Kecamatan Jailolo.

Penyelesaian tersebut dilakukan di kantor Camat Jailolo yang  di fasilitasi oleh, Camat Jailolo, Muhlis dan di hadiri oleh, Danramil Jailolo Hidayat, Kapolsek Jailolo Umar Kombong, Kabag Pemerintahan Halbar Ramli Naser, pelaku pembuat dena desa tuada Hi. Madjid, Babinsa Tuada Ibrahim Kalfangare, Babinkamtibnas Ramli, Kepala Desa Todowongi, Daud Neko, Pjs, Kades Tuada Darmin Hamisi, ketua BPD Desa Tuada beserta anggotanya, tokoh masyarakat dan juga turut hadir salah satu pengawas proyek tersebut.

Rapat penyelesaian permasalahan tersebut di buka lansung oleh camat Jailolo, Muhlis, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa masalah dua jembatan tersebut akan di selesaikan pada hari ini juga, dan sesudah penyelesaian ini tidak ada lagi ada masalah baru yang timbul dan nantinya menghambat pekerjaan, karena proyek jembatan maupun jalan yang masuk di Kabupaten Halbar ini, itu semua demi kebaikan kita bersama dan kita semua patut menjaga keamanan, sehingga proyek yang masuk di daerah kita dapat berjalan dengan baik.

" saya selaku pimpinan Kecamatan berharap masalah yang terjadi di proyek pembangunan dua jembatan sungai koma dan saroto itu akan di selesaikan di tempat ini juga dan terlapas dari rapat ini, saya berharap tidak ada masalah lagi soal proyek yang berada di dua desa yakni desa todowongi dan desa tuada ini,"Harap Muhlis. Rabu (8/8/2018)

Dalam rapat penyelesaian tersebut telah ditetapkan bahwa jembatan sungai Koma dan sungai Saroto itu masuk di wilayah Desa Tuada, ini dibuktikan dengan hadirnya salah satu seorang pembuat dena Desa Tuada, Hi. Madjid yang juga mantan guru Sekolah Dasar (SD N) Desa Tuada, pada tahun 1974. Ia menyampaikan bahwa sungai koma dan saroto itu berada pada wilaya Desa Tuada.

"Dena Desa Tuada dan Todowongi itu saya juga bagian dari pelakunya, dan saya tau betul kalau sungai koma dan saroto itu masuk pada potensi desa tuada bukan todowongi dan buktinya masih ada,"Beber Madjid dalam rapat tersebut.

Dari hasil rapat tersebut, Camat Jailolo telah mengambil kesimpulan bahwa sungai Koma dan Saroto masuk di wilayah Potensi Desa Tuada,"jadi masalah dua proyek pembangunan jembatan Sungai Koma dan Saroto ini sudah selesai, dua sungai tersebut saya tetapkan masuk di wilaya Desa Tuada, dan ini semua di saksikan oleh kita semua yang hadir dalam rapat ini, jadi mulai besok pekerjaan dua jembatan ini sudah bisa jalan seperti biasa,"Tutupnya .(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini