Kasus Pinjaman Pemkab Halbar Masih Terus di Dalami Penyidik

/ Selasa, 28 Agustus 2018 / 22.23
Wakajati Malut Welhelmus Lingitubun

HALBAR - Penanganan kasus dugaan pelanggaran pidana pada pinjaman Pemkab Halmahera Barat (Halbar) senilai 159,5 Miliar yang ditangani pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara masih terus di dalami pihak penyidik.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Malut, Welhelmus Lingitubun, mengakui, kasus tersebut masih terus berjalan ditangani oleh tim penyidik.

" Untuk detail saya tidak bisa menjelaskan, karena itu bukan kewenangan saya," ungkapnya, usai mengelar supervisi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Halbar, Selasa (28/08/2018).

Sementara ketika ditanya terkait dengan hasil supervisi. Dirinya mengakui, " semua baik-baik saja termasuk dengan koordinasi-koordinasinya, namun kalau terkait dengan penanganan perkara kami kembali ke masing-masing bidang baik itu Pidsus, Pidum maupun perdata," katanya.

Tetapi ketika disentil terkait dengan lambatnya penanganan kasus dugaan korupsi yang ditangani penyidik Kejari Halbar, seperti kasus dugaan korupsi anggaran paskibraka tahun 2017 yang menelan anggaran senilai kurang lebih Rp. 100 juta dari total anggaran yang diplot APBD tahun 2017 senilai Rp 700 juta sekian, dan kasus dugaan korupsi bea balik nama dan pajak kendaraan bermotor di Samsat Halbar senilai miliar rupiah.

" Memang disini terdapat kendala - kendala dalam penanganan, seperti audit kerugian negara dan kegiatan sidang juga menjadi kendala ditambah dengan pindah kantor sementara, namun  lambat laun semua kasus baik korupsi maupun Pidum akan diselesaikan," jelas Welhelmus.(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini