KNPI Nilai Panwaslu Lindungi Ketua DPC PKB Halut

/ Rabu, 01 Agustus 2018 / 20.23
Baliho Ketua DPC PKB Halmahera Utara Irfan Soekonae.

HALUT – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Halmahera Utara (Halut), belum melakukan pemanggilan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Halut Irfan Soekonae. Padahal yang bersangkutan diduga secara terang-terangan melakukan tindakan curi star kampanye beberapa waktu lalu dengan mendirikan spanduk caleg beserta nomor urutnya di beberapa titik.

Irfan Soekonae terlebih dahulu melakukan klarifikasi bahwa spanduk tersebut sudah lama di pasang para konstituennya. Namun Hal ini mengundang sorotan dari KNPI Halut.

Wakil Sekertaris KNPI Halut Jumar Mafoloi mengatakan. Klarifikasi yang di sampaikan Ketua DPC PKB Halut Irfan Soekonae menjadi dasar bahwa pihak panwascam lemah dalam pengawasan. Jika spanduk tersebut telah lama di pasang seharusnya sudah di turunkan pihak panwascam.

"Irfan Soekoenae jelas telah melanggar undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 soal kampanye. Dimana telah di jelaskan mengenai ketentuan jadwal kampanye yang telah di tetapkan Komisi Pemilihan Umum. Dan tentunya ini pelanggaran pidana Pemilu yang sengaja di biarkan panwaslu Halut,” ujar Jumar.

Ia menambahkan, sanksinya pada pelanggaran tersebut sebagaimana telah tertuang dalam UU nomor 7 tahun 2017 pasal 276 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan Paling lama I (satu) Tahun dan Denda paling banyak Rp.12 juta.

Sementara Itu, ketua Panwaslu Halut Rafli Kamaludin, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan pada tanggal 26 Juli lalu. Namun yang bersangkutan belum sempat menghadiri karena masih ada tugas luar daerah. Menurut Rafli, kasus tersebut merupakan temuan yang harus ditindak lanjuti hingga ada putusan.

"Panggilannya tanggal 26 Juli lalu. Tetapi yang bersangkutan masih dinas di jakarta. Itu sudah masuk agenda temuan makanya tetap ada putusan, yang bersangkutan mengkonfirmasi akan  bersedia memberikan klarifikasi setelah balik dari jakarta,” katanya. (jaha)
Komentar Anda

Berita Terkini