MK Perintahkan KPUD Malut Masukan DPT Ganda

/ Rabu, 01 Agustus 2018 / 19.55
Sidang MK sangketa Pilkada Malut

JAKARTA - Sidang pendahuluan tahap dua sengketa hasil pemilihan Gubernur Maluku Utara pada Perkara nomor 36/PHP GUB-XVi/2018 dengan agenda mendengarkan jawaban pihak termohon digelar pada jam 08.30 WIB pagi hingga jam 10. 30 WIB di ruang panel III gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta menuai pertanyaan serius dari hakim anggota Suhartoyo.

fakta sidang terlihat hakim Suhartoyo mempertanyakan jawaban termohon (KPUD Malut) yang menyatakan bahwa data DPT Ganda tidak hanya terjadi di wilayah Sula dan Taliabu namun juga terjadi disejumlah tempat yang menguntungkan pihak pemohon. Namun Suhartoyo menjelaskan mahkamah tidak penting dengan suara itu kemana karena mahkamah hanya minta data yang disampaikan termohon tersebut terjadi pada TPS-TPS mana saja yang ada pemilih gandanya.

Mahkamah tidak penting dengan suara itu kemana, kami minta data yang disampaikan termohon tadi TPS mana saja yang ada pemilih ganda itu disampaikan ke Mahkamah,” kata hakim Suhartoyo.

Sementara itu, tim kuasa hukum pasangan KH. Abdul Gani Kasuba dan M. Ali T. Yasin, Junaidi membenarkan bahwa dalam fakta sidang, pihak termohon diminta agar menyampaikan data DPT ganda sebagaimana yang telah disampaikan pihak termohon.

Fakta sidang tersebut, saya melihat pihak termohon tidak mengindahkan permintaan majelis hakim sehingga mereka diminta agar segera memasukan data DPT Ganda tersebut ke Mahkamah” kata Junet.

Sekedar diketahui, sidang permulaan tahap II dipimpin langsung Arif Hidayat selaku ketua panel dan didampingi dua hakim anggota yakni Suhartoyo dan Maria Farida Indartati. Sementara pihak termohon dihadiri kuasa hukum pasangan calon Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM- Rivai) Ali Nuridin, Budi Rahman dan Dedi Ridwan. Hadir pula Kuasa Hukum pihak terkait, Robinson dan Hendra Karianga dan kuasa hukum pihak Pemohon yakni A.H. Wakil Kamal dan Guntoro.(red)
Komentar Anda

Berita Terkini