Penataan Kota Jailolo Tidak Jelas?

/ Rabu, 29 Agustus 2018 / 23.28
Lahan yang Digusur Untuk Pembangunan Water Front City.
HALBAR - Nasib Perubahan wajah Ibu Kota Jailolo yang direncanakan pemerintah kabupaten Halmahera Barat (Halbar), dengan nama Program Water Front City sebagai konsep perencanaan wajah Kota Jailolo, hingga kini "tidak Jelas", pasalnya penggusuran lahan pada April 2018 kemarin dihentikan hingga kini tidak dilanjutkan lagi.

Perencanaan perubahan wajah kota jailolo yang telah direncanakan pemkab Halbar pada januari awal tahun 2018, hingga mendekati desember belum ada perkembangan.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, awalnya proyek perubahan wajah Kota Jailolo yang direncanakan sudah dimulai pada agustus 2018, namun hingga Akhir agustus ini kondisi kawasan Kota Jailolo masih dalam keadaan amburadul.

Sebelumnya, pembebasan lahan ini dihentikan dengan alasan dari mantan kepala bagian pemerintahan, Anwar Fara bahwa pembebasan lahan tersebut menunggu anggaran lahan dicairkan, dan kemudian setelah berganti kepala bagian pemerintahan yang baru, Ramli Nasir saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan lahan tersebut akan dibebaskan sebab anggaran pembebasan lahan di Halbar pada 2018 sebanyak 5 Milyar namun hingga kini tidak ada kejelasana atas pembebasan lahan tersebut.

Kabag pemerintahan Ramli Naser, Saat dikonfirmasi Awak Media Rabu (29/08/2018) tidak merespon hal tersebut.

Sementara itu ketua komisi satu DPRD Halbar Djufri Muhammad,ketika di konfirmasi mengatakan,saya selaku banggar mengatakan Penataan kota itu tersebar dibeberapa instansi, ada pembebasahan lahan, pembangunan taman, lampu jalan, drainase dan trotoar serta taman.

"Skarang mereka sudah lakukan pembayaran lahan namun kami tidak tahu kendalanya seperti apa sampai tidak ada kelanjutannya seperti itu."cetusnya.

Lanjut jufri, kegiatan yang dilakukan yaitu pembangunan ruas jalan dalam kota, nilainya sekitar 9 Milyar atau 10 Milyar lebih, "ini sudah ditenderkan dan sudah penyesuaian di APBD Perubahan."jelasnya.

Terpisah Sofyan Kasim komisi lll DPRD Halbar saat di konfirmasi mengatakan,saya rasa uangnya tidak ada, saat ini kita berada pada posisi pembebasan lahan tetapi masih ada pihak yang bertahan,mereka tidak mampu selesaikan, untuk merubah Kota Jailolo kita harus beraharap pada APBD tetapi anggarannya dimana?. tandasnya.(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini