Sempat Fakum, FK3I Gelar Musda dan Pengkaderan Kembali

/ Selasa, 07 Agustus 2018 / 01.17
FK3I dan BKSDA Bersama Peserta yang terdiri dari sejumlah mahasiswa pencinta alam. Senin (6/8)

TERNATE - Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) bersamat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku Utara gelar Musyawarah Daerah (Musda) dan Pembentukan Kader Konservasi FK3I Cabang Maluku Utara, selama 2 hari di ruang Aula Perikanan Kota Ternate.Senin (6/8/2018).

Pembina FK3I Maluku, Ali Roho Talaouhu, saat dikonfirmasi, disela-sela kegiatan yang bertemakan "Pembentukan Kaders Konservasi Dan Musyawarah Daerah", mengatakan target pembentukan forum ini adalah langkah untuk menghidupkan kembali kegiatan konservasi yang sempat fakum.

"Langkah ini kami ambil, untuk menjaga kegiatan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem di Malut, agar tetap berjalan dengan baik. Karena sebelumnya FK3I ini sudah pernah dibentuk pada tahun 2008 namun fakum sampai saat ini,"ungkapnya.

Kegiatan yang diikuti oleh sejumlah Mahasiswa Pencinta Alam itu pun juga mengkaji bagaiman cara mengatasi pembangunan resort oleh pemerintah setempat, yang berdampak buruk pada ekosistem di laut serta mengkaji bagaimana cara untuk mengatasi pembalakan liar di hutan dan melindungi flora dan fauna di Malut.

"Karena di Maluku Utara, sudah banyak kasus yang terjadi misalnya pengrusakan alam hayati dan ekosistem, pembalakan liar di hutan serta pengeboman nelayan saat mencari ikan di laut ,"tukasnya.

Ali roho juga menambahkan,"Insha Allah, setelah pembentukan kader konservasi alam ini selesai. Para kader akan benar-benar menjaga alam hayati dan ekosistem di Malut, agar tidak dirusaki oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,"tutupnya. (cul).
Komentar Anda

Berita Terkini