Abaikan Laporan Berta Lotto, Bawaslu Halbar Terancam di DKPP

/ Rabu, 26 September 2018 / 20.55
Kuasa Hukum Berta Lotto, Iskandar Yoisangadji
HALBAR -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tidak merespon  laporan gugatan calon legislatif Partai Golkar Berta Lotto yang disampaikan melalui Tim kuasa hukumnya pada tanggal 24 September 2018 lalu. 

Iskandar Yoisangadji, tim kuasa Hukum Berta Lotto didampingi Muhammad Thabrani mengatakan, laporan permohonan yang disampaikan oleh kliennya (Berita Lotto) ini diabaikan oleh pihak Bawaslu Halbar dengan alasan yang tidak berdasar. 

" Iya, dan laporan kami diabaikan karena alasan mereka (Bawaslu), laporan kami tidak memiliki legal standing kepengurusan partai dan tidak bisa dilaporkan secara perorangan,” ujar Iskandar Yoisangadji, kepada wartawan Nusantaratimur.com, Rabu (26/9/2018). 

Padahal, dalam Perbawaslu Nomor 27 Tahun 2018 perubahan kedua pasal 7 ayat 1 huruf d memperbolehkan seorang Caleg yang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) dapat mengajukan permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu. 

" Tetapi yang terjadi, laporan yang kami sampaikan tanpa diterima dan diperiksa, langsung tidak diterima, inikan tidak masuk akal dan keluar dari ketentuan di maksud dan diduga melanggar kode etik penyelenggara, Jadi kami akan melakukan upaya hukum lain dalam hal ini men DKPP kan Bawaslu Halbar," kata Iskandar. 

Iskandar menegaskan, dasar laporan yang disampaikan kliennya, jelas tertera dalam Perbawaslu baik perubahan pertama sampai pada perubahan kedua yang mana memperbolehkan dilakukan pengajuan permohonan penyelesaian sengketa pemilu oleh calon anggota DPRD yang terdaftar dalam DCT. 

“ Ini diperbolehkan sebagaimana diatur Perbawaslu baik perubahan pertama maupun kedua, tapi kok ditolak Bawaslu,” tukas Iskandar.

Terpisah, Kordiv Hukum Pencegahan dan Penindakan (HPP) Bawaslu Halbar, Aknosius Datang ketika dikonfirmasi, terkait dengan laporan permohonan penyelesaian sengketa pemilu dari Caleg Golkar Halbar Berta Lotto, mengatakan, " Untuk permohonan Berta Lotto itu kami (Bawaslu) sudah mengeluarkan surat penolakan permohonan," terangnya. 

Karena, menurutnya, dari laporan Ahmad Zakir Mando (AZM) atas nama partai Golkar tidak memenuhi unsur formil, yakni tidak ada legal standingnya. Sementara laporan Berta Lotto tidak diperbolehkan oleh Perbawaslu sehingga dikembalikan laporan tersebut. 

" Dan kalau terkait dengan putusan kami (Bawaslu) ada dari pihak - pihak yang merasa tidak puas bisa mengajukan upaya hukum satu tingkat diatasnya,” saran Aknosius. (ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini