Diduga Ketua PPS Desa Tewe Tilep Honor Anggotanya

/ Sabtu, 15 September 2018 / 13.49
Anggota PPS Desa Tewe : Iskandar Mansur 
HALBAR, NT.COM - Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tewe Kecamatan  Jailolo Selatan (Jalsel) Ramlia M Din, diduga menilep honor 2 anggota PPS.

Hal tersebut disampaikan salah satu anggota PPS, Iskandar Mansur, kepada reporter Nusantaratimur.com, Sabtu (15/09/2018).

Menurutnya, honor PPS yang sudah dicairkan oleh pihak panitia pemungutan Kecamatan (PPK) Jalsel selama 6 bulan, namun anehnya baru diterima anggota PPS sebulan.

" Jadi honor kami (anggota) selama  perpanjangan yang berjalan 6 bulan terhitung sejak bulan April - September 2018, tetapi yang diberikan oleh ketua hanya sebulan, itu pun besarannya tidak sesuai," ungkapnya.

Seharusnya besaran honor yang diterima PPS sebesar Rp. 807.000 per bulan tetapi yang kami terima sebesar Rp. 700.000, dan sisanya selama 5 bulan belum diberikan oleh yang bersangkutan sampai saat ini.

" Selain itu, Ketua PPS juga diduga menilep honor pegawai Sekretariat PPS yang terhitung sejak Pilgub 2018 sampai pada perpanjangan Pemilu 2019 ini," sebut Iskandar.

Lanjutnya, Karena sekarang ini yang bersangkutan (ketua) menjadi Bakal calon Kepala Desa (Bacakades) di Desa Tewe, jadi dugaan kuat kami honor yang ditilep itu untuk kepentingan atau modal di Pilkades serentak nantinya.

" Untuk itu kami, meminta kepada pihak PPK atau KPUD Halbar agar segera memanggil yang bersangkutan guna diminta kejelasan atas honor kami (anggota) Dan melakukan pergantian antar waktu (PAW)," Pintanya.

Iskandar juga, berharap kepada Ramlia agar segera memberikan honor kami baik sekretariat maupun anggota PPS selama 5 bulan itu, namun bila hal ini tidak diindahkan, maka kami (anggota) akan menempuh jalur hukum," ancamnya.(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini