Mochtar Djumati : Pemkot Tidore Jangan Anggap Remeh Pembahasan RPJMD

/ Rabu, 05 September 2018 / 18.40
Wakil Ketua II DPRD Kota Tidore, Mochtar Djumati. Rabu (5/9)
TIDORE – Meskipun sebelumnya Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bepelitbang) dinilai sempat tidak menghargai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), karena melakukan perubahan rencana pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) Kota Tidore Kepulauan tahun 2016-2021 secara sepihak sebanyak dua kali tanpa melibatkan DPRD.

Namun Hal tersebut, tidak membuat DPRD menolak untuk dibuat nota kesepahaman ketika kembali diajukan oleh Pemkot Tidore untuk dilakukan Perubahan RPJMD.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Mochtar Djumati kepada sejumlah Wartawan di ruang paripurna DPRD. Rabu (5/9) siang tadi. mengatakan bahwa, persoalan tersebut sudah disuarakan pihaknya dari awal sejak Pemkot menyampaikan pemberitahuan mengenai perubahan sepihak.

Hanya saja, ia berharap persoalan tersebut tidak diulang kembali dan dianggap remeh oleh eksektuif (Pemkot-red) dalam mengambil kebijakan, karena yang namanya merubah peraturan tentu hukumnya wajib melibatkan DPRD.

“Kami sudah sepakat untuk merubah RPJMD melalui nota kesepahaman, dan rapat lanjutan untuk pembahasan RPJMD yang akan dilakukan pada tanggal 17/9 mendatang, mengingat saat ini DPRD harus fokus pada pembahasan KUA PPAS tahun 2019,” tuturnya.

Sementara menurutnya, yang menjadi point penting dalam perubahan RPJMD tersebut, kata Politisi Partai Nasdem itu bahwa, pihaknya akan melakukan komparasi antara RPJMD perubahan yang pertama maupun ke dua yang sudah dilakukan secara sepihak oleh Pemkot Tidore.

“Perubahan ini akan kita fokuskan pada sistematika RPJMD itu sendiri, serta penyesuain program dan indikator kinerja utama pemerintah daerah yang harus diperbaiki, sehingga capaian target dari pemerintah daerah mengenai visi misi bisa menyentuh kepada masyarakat banyak,” jelasnya. (Dar)
Komentar Anda

Berita Terkini