AGK-YA : Optimis PSU di Taliabu dan Sula

/ Rabu, 05 September 2018 / 21.47
Sidang Pembuktian Lanjutan  : Pembukaan Kotak Suara 
JAKARTA -  Dalil yang di ajukan pemohon terkait dengan perselisihan hasil pemilihan (PHP) Gubernur dan Gubernur Provinsi Maluku Utara akhirnya terbukti saat sidang lanjutan dengan agenda pembuktian lanjutan PHPH nomor 36/GUB-VXI/2018.

Kuasa Hukum pemohon, Wakil Kama kepada wartawan usai persiadangan di Mahkamah Konsitusi, Rabu (5/8/2018) mengatakan, kecurangan yang terjadi di dua kabupaten Kota itu terbukti, dengan demikian dipastikan akan ada Pengumutan Suara Ulang (PSU), sebab dalil yang di dakwakan semua terbukti.

Alasan optimis PSU, lantaran majelis hakim menemukan adanya pelanggaran yang terjadi seperti anak dibawa umur mencoblos dan masuk Atb, bahkan dokumen Atb KWK tidak ditandatangan.

“ Bayangkan saja seluruh TPS tidak di tandatangan olehnya itu nanti mahkamah yang memutuskan,” ujarnya.

“ Yang diperiksa itu hanya sampel di dua Kecamatan, tetapi menemukan banyak pelanggaran diantaranya tidak ada tandatangan KPPS, NIK tidak terdaftar, satu orang mencoblos dua kali di TPS yang berbeda serta anak dibawa umur ikut mencoblos,” sambung Kama.

Ia berharap, semoga masalah ini ada perubahan pilkada dan pemilu kedepan, sehingga kecuarangan-kecurangan seperti yang terjadi saat ini harus diperbaiki, dan jangan sampai ada modus-modus kecurangan yang kemudian memengakan kandidat yang melakukan kecurangan.

“ Semua sampel yang di perintahkan MK itu bermasalah, diantaraya NIK bodong, tidak ada Tanda tangan KPPS serta satu orang coblos dua kali, dan masih banyak lagi modus pelanggaran yang sengaja di buat untuk memenangkan kandidat yang mestinya kalah dalam Pilkada Malut,” tukas Wakil Kama. (red)
Komentar Anda

Berita Terkini