Pria Paruh Baya Nekat Gantung Diri, Ternyata Ini Penyebabnya

/ Jumat, 14 September 2018 / 17.04
Jasad korban saat di otopsi tenaga medis (Dok: Marlen)

MITRA
-  Demas Rondonuwu (53), warga Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah saudaranya, Desa Mundung Satu, pada Jumat (14/9/2018) dini hari.

Kapolsek Tombatu, Iptu Wensy Saerang,  dalam keterangannya menyampaikan  bahwa korban gantung  diri ditemukan  pada Jumat pagi (14/09) pukul. 05.00 waktu setempat, dengan kondisi tergantung pada sebuah balok kayu dapur rumah milik saudara korban.

“Kondisi meninggal dunia dalam posisi tergantung pada seutas tali yang diikatkan pada balok kayu dapur rumah milik saudara korban di Desa Mundung Satu, Kecamatan Tombatu Timur,” ungkap Iptu Wensy Saerang kepada Nusantaratimur.com. Jumat (14/9).

Korban gantung diri, ditemukan pertama kali oleh adik kandungnya, Maxi Rondonuwu (50), yang kemudian melaporkan kejadian ini pada pemerintah desa setempat dan melanjutkan informasi ke piket Polsek Tombatu.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan kejadian gantung diri ini dengan mendatangi TKP, melakukan proses identifikasi dan evakuasi. Hasil pemeriksaan pihak medis Puskesmas Molompar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambah Kapolsek.

Dari keterangan keluarga dan kerabat, diketahui bahwa korban selama ini depresi akibat penyakit tukak lambung yang dideritanya selang beberapa tahun terakhir ini.

“Korban depresi akibat penyakit menahan yang dideritanya yaitu tukak lambung. Hal tersebut dituliskan korban pada secarik kertas sebelum korban mengakhiri hidupnya,” tutup Iptu Wensy. (Marlen)
Komentar Anda

Berita Terkini